Kamis, 14 Mei 2026

Diterima Kerja di Makassar, Mahasiswi Jadi Korban Penyekapan dan Diduga Diperkosa

Ilustrasi
Ilustrasi

ABATANEWS, MAKASSAR – Seorang mahasisiwi berinsiial MA (21) asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) berinsiial MA (21) jadi korban penyekapan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Selain disekap, korban juga diduga diperkosa oleh pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latif menjelaskan, peristiwa penyekapan itu terjadi di sebuah rumah di kawasan perumahan elite di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar. Korban disekap setelah diterima bekerja yang ditawarkan pelaku di media sosial.

“Keterangan awal korban kejadian itu bermula saat korban melamar pekerjaan melalui media sosial,” ungkap Latif, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga : Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Internasional di Makassar, Sita 1,45 Kg Sabu

Awalnya korban mencari pekerjaan melalui media sosial hingga berkenalan dengan pelaku. Setelah dinyatakan diterima bekerja, korban diarahkan datang ke rumah yang menjadi lokasi tempat penyekapan.

Hanya saja, polisi belum mengetahui jenis pekerjaan yang dilamar korban. Namun korban mengaku diminta menginap di rumah tersebut oleh pelaku.

“Rumah ini disewa oleh pelaku selama kurang lebih tiga hari. Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan untuk datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian di maksud,” kata Latif.

Baca Juga : 38 Orang Ditangkap di Makassar Terkait Kejahatan Jalanan Dalam Sepekan

Latif memaparkan, korban diduga disekap selama tiga hari sejak Jumat 8 Mei 2026 hingga Minggu 10 Mei 2026. Saat menerima informasi terkait kejadian tersebut, pihaknya langsung bergerak ke lokasi mengamankan korban.

“Jadi saat kami menerima informasi dari masyarakat bahwa diduga ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas dari Polsek langsung mendatangi lokasi tersebut. Setelah tiba di TKP, benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” imbuhnya.

Kasus ini terungkap setelah korban berhasil keluar dari rumah penyekapan melalui jendela. Warga kemudian menemukan korban dalam kondisi tangan masih terikat.

Baca Juga : Remaja 13 Tahun Jadi Korban Serangan Geng Motor, Polisi Tangkap 5 Pelaku

Dalam dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat mengenakan baju berwarna hitam sambil duduk lemas di depan rumah. Warga yang berada di sekitar lokasi lalu mendekati korban dan membantu melepaskan ikatan pada kedua tangannya.

Informasi mengenai perempuan yang diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan itu kemudian dilaporkan warga kepada polisi. Petugas dari Polsek Tamalate kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban.

Selanjutnya korban diamankan petugas untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar.

Baca Juga : Polisi di Makassar Bubarkan Pesta Miras Jenis Ballo

“Dari hasil pemeriksaan ada juga indikasi dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” jelas Latif.

Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran dan penyelidikan mendalam. Mengingat pelaku disebut sudah melarikan diri saat petugas tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban.

“Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP,” pungkasnya.

Penulis : Azwar
Komentar