Jumat, 22 Mei 2026

Mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar Belajar Perencanaan Pembangunan di Bappeda

Screenshot
Screenshot

ABATANEWS, MAKASSAR – Mahasiswa Politeknik STIA LAN Makassar mendapat kesempatan berharga untuk belajar langsung mengenai proses perencanaan pembangunan di Bappeda Kota Makassar.

Melalui kegiatan kuliah kunjungan ini, mereka diajak memahami bagaimana data, kebijakan, dan kebutuhan masyarakat disusun menjadi arah pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Kepala Bappeda Makassar, Dakhlan, menerima langsung para mahasiswa dan menyampaikan pembangunan kota tidak hanya dipelajari lewat teori, tetapi juga melalui pengalaman nyata.

Baca Juga : Kepala Bappeda Makassar Tekankan Nilai Pancasila dalam Pembangunan

“Makassar tidak dibangun oleh mimpi saja, tapi oleh ide, aksi, dan generasi yang mau terlibat,” ujarnya, Kamis (21/4/2026).

Kata Dakhlan setiap pembangunan yang dirasakan masyarakat dimulai dari perencanaan yang matang.

Dalam kunjungan ini, mahasiswa diajak melihat langsung bagaimana Bappeda bekerja dalam penyusunan program pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Penentuan prioritas daerah agar kebijakan lebih tepat sasaran.

Baca Juga : Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar

Kuliah kunjungan ini menjadi ruang kolaborasi penting dalam membentuk generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi bagi masa depan Kota Makassar.

Melalui pengalaman ini, diharapkan lahir sumber daya manusia yang lebih peduli, kreatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan kota.

Karena kota yang maju tidak lahir secara kebetulan, tetapi melalui perencanaan yang terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga : Bappeda Kota Makassar Bahas PDRB Bersama Pemkot Surabaya

Bappeda Kota Makassar terus membuka ruang pembelajaran bagi generasi muda. Dengan kuliah kunjungan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung dinamika perencanaan pembangunan daerah.

“Masa depan kota bukan untuk ditunggu, tapi untuk dipersiapkan, dipikirkan, dan dibangun bersama,” tegas Dakhlan.

Komentar