ABATANEWS, MAKASSAR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menggelar rapat pembahasan Draft Awal Peraturan Wali Kota Makassar tentang Pemberian Penghargaan Kepada Masyarakat Tahun 2026, Selasa (19/5/2026).
Rapat ini dipimpin oleh Ulfah Ichwani Achmad, S.T., M.Si, Kepala Bidang Perencanaan, Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Makassar.
Dalam rapat tersebut, ia menekankan pentingnya regulasi yang jelas dan terstruktur untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berkontribusi dalam pembangunan kota.
Baca Juga : Kepala Bappeda Makassar Tekankan Nilai Pancasila dalam Pembangunan
Draft awal Perwali ini diharapkan menjadi pedoman resmi bagi pemerintah kota dalam menilai, memilih, dan memberikan apresiasi kepada individu maupun kelompok yang menunjukkan dedikasi di berbagai bidang.
Ulfah menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata apresiasi pemerintah terhadap partisipasi masyarakat.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi agar masyarakat semakin aktif mendukung program pembangunan kota. Regulasi yang jelas akan memastikan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Baca Juga : Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar
Dengan adanya Perwali ini, Bappeda berharap penghargaan kepada masyarakat dapat menjadi agenda rutin tahunan yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga.
Selain itu, penghargaan juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap pembangunan kota, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek pembangunan.
Rapat pembahasan draft awal ini menjadi langkah awal menuju penyusunan regulasi yang lebih matang.
Baca Juga : Bappeda Kota Makassar Bahas PDRB Bersama Pemkot Surabaya
Bappeda menegaskan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat, akademisi, dan tokoh lokal, agar Perwali yang dihasilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan warga Makassar.