Sabtu, 25 Juli 2026

Satpam dan Pengemudi Alphard Akhiri Perselisihan di Bundaran HI Lewat Jalur Damai

Satpam dan Pengemudi Alphard Akhiri Perselisihan di Bundaran HI Lewat Jalur Damai

ABATANEWS, JAKARTA – Perselisihan yang sempat terjadi antara petugas keamanan, Fiktor Harefa (27), dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI resmi berakhir secara damai. Kesepakatan tersebut tercapai setelah kedua belah pihak menjalani proses mediasi yang difasilitasi Polsek Metro Menteng.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Ronald Arnold Rondonuwu menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Menurutnya, baik Fiktor maupun pihak pengemudi sama-sama mengakui adanya kekeliruan dan memilih saling memaafkan.

Meski sengketa pribadi telah diselesaikan, proses hukum terkait dugaan pelanggaran lalu lintas tetap berjalan. Braiel menegaskan, pengemudi Alphard beserta dua orang penumpangnya tetap akan menjalani pemeriksaan atas dugaan menerobos lampu lalu lintas di kawasan Bundaran HI. Selain itu, penggunaan pelat nomor kendaraan yang diduga tidak sesuai peruntukannya juga akan menjadi bagian dari penyelidikan.

Penanganan terhadap dugaan pelanggaran tersebut selanjutnya menjadi kewenangan Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai proses tersebut, kepolisian meminta agar dikonfirmasi langsung kepada pihak Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

Braiel turut mengungkapkan bahwa pengemudi dan dua penumpang mobil Toyota Alphard diketahui merupakan anggota kepolisian. Sementara itu, dugaan tindakan arogan yang mencuat dalam insiden tersebut masih didalami melalui mekanisme internal.

Di sisi lain, kuasa hukum Fiktor Harefa, Wiradarma Harefa, menyampaikan bahwa kliennya sejak awal menginginkan persoalan tersebut segera berakhir agar dapat kembali menjalankan aktivitas dan pekerjaannya seperti biasa. Ia menambahkan, pihak pengemudi dan penumpang Alphard juga akan mengikuti proses yang diperlukan di lingkungan internal institusi mereka.

Wiradarma mengatakan seluruh pihak yang hadir dalam mediasi telah menyadari adanya kesalahan masing-masing. Ia menilai emosi yang muncul saat kejadian berlangsung terjadi secara spontan dan akhirnya dapat diselesaikan melalui dialog yang difasilitasi jajaran Polsek Metro Menteng.

Insiden tersebut bermula pada Rabu (22/7/2026) siang di area pelican crossing Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat. Saat itu, Fiktor Harefa terlibat adu mulut dengan pengemudi serta dua penumpang Toyota Alphard hingga peristiwa tersebut menjadi perhatian publik.

Komentar