ABATANEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) Kajian Strategi Jangka Panjang Bidang Ideologi dan Politik Debidjianstrat Lemhanas RI Tahun 2021 di Hotel Rinra Makassar, Kamis (3/6/2021).
Kehadiran Danny Pomanto diminta langsung oleh panitia untuk berbicara terkait pengaruh politik identitas terhadap demokrasi di Indonesia.
Danny Pomanto dalam pemaparan menjabarkan pengalamannya saat maju dalam pertarungan politiknya. Danny mengaku kemenangan kontak kosong di Pilkada Kota Makassar 2018 lalu merupakan bukti kemenangan rakyat.
Baca Juga : Lewat Kartini Sulsel Leaders Dialogue & Expo 2026, Wawali Aliyah Dorong Kolaborasi Perempuan
“Berbicara mengenai politik identitas tentu memiliki peran tersendiri namun berdasarkan pengalaman perjalanan politik saya hingga saat ini, kemenangan kotak kosong adalah bukti kemenangan rakyat tanpa identitas partai”,tegas Danny.
Lebih lanjut, Danny bercerita bagaimana Ia berjuang melawan partai besar hanya bermodalkan keyakinan dan bukti pengabdian ke masyarakat.
“Saya adalah bukti sejarah yang pernah ada. Perjalanan dimana harus berjuang meyakinkan masyarakat dengan bukti nyata yang sudah di lihat dan di rasakan warga. Tidak mudah tapi rupanya lagi-lagi politik identitas terbantahkan dengan pelayanan masyarakat”,sebutnya.
Baca Juga : Jelang Idulfitri 1447 Hijrah, Pemkot Makassar Gelar Pasar Murah
Diskusi yang di adakan Polda Sulsel dan di hadiri oleh Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo dan Kapolda Sulselbar Irjen Pol Drs. Merdisyam,M.S.i serta sejumlah pembicara lainnya ini untuk duduk bersama mengkaji rumusan politik identitas terhadap demokrasi di Indonesia.