ABATANEWS, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya komitmen dan konsistensi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengimplementasikan program kerja yang telah dirancang Pemerintah Kota Makassar.
Penegasan tersebut disampaikan Munafri, yang akrab disapa Appi, saat memberikan sambutan pada kegiatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Makassar, yang digelar di Hotel Arya Duta Makassar, Selasa (14/4/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Organisasi Pemkot Makassar itu mengangkat tema “Penguatan SAKIP sebagai Instrumen Transformasi Kinerja Menuju Makassar Berdampak”.
Baca Juga : 27 Lapak PKL di Kecamatan Tallo Ditertibkan
Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar sistem administratif atau rutinitas birokrasi semata.
Melainkan instrumen penting yang mampu mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Lanjut dia, SAKIP ini memberikan gambaran bagaimana pengelolaan pemerintahan tidak hanya berjalan sebagai rutinitas, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan masyarakat.
Baca Juga : Kapal Antar Pulau Segera Beroperasi, Gratis Layani Warga Kepulauan di Makassar
“Ini bukan sekadar teori, tetapi bagaimana sistem governance itu tercermin dari cara kita menjalankan pemerintahan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi SAKIP tidak hanya ditentukan oleh kualitas sistem yang dibangun, tetapi sangat bergantung pada komitmen seluruh jajaran dalam menjalankannya secara konsisten.
Menurutnya, sistem yang baik tidak akan memberikan hasil optimal tanpa diiringi kesungguhan dalam pelaksanaannya.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Hadiri Puncak HUT ke-66 Barru, Borong Produk UMKM Lokal
“Sebagus apa pun sistem yang kita miliki, jika tidak disertai dengan komitmen untuk menjalankannya, maka tidak akan memberikan dampak yang baik terhadap tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Appi menyebutkan, terdapat dua hal utama yang menjadi kunci dalam proses tersebut, yakni penerapan sistem yang tepat serta komitmen kuat dalam implementasi.
Dia menegaskan bahwa aksi nyata SAKIP bukanlah pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh perangkat daerah.
Baca Juga : DLH Makassar Percepat Pengelolaan Sampah, TPA Antang Berbenah Menuju Sanitary Landfill
Lebih lanjut, Munafri meminta seluruh kepala SKPD untuk bertanggung jawab penuh terhadap kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pencapaian kinerja di unit kerja masing-masing.
Ia menegaskan tidak boleh lagi ada program atau kegiatan yang tidak memiliki kontribusi jelas terhadap strategi pembangunan daerah.
“Setiap program harus memiliki arah yang jelas dan terukur. Tidak boleh ada kegiatan yang tidak memiliki dampak terhadap pencapaian target pembangunan daerah,” imbuh Appi.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Instruksikan DP2 Genjot Urban Farming untuk Menghapus Sampah Kota
Selain itu, orang nomor satu Kota Makassar itu juga mengingatkan pentingnya kesinambungan sistem dalam birokrasi, meskipun terjadi pergantian pejabat.
Dia menekankan bahwa sistem yang sudah dibangun harus tetap dijaga dan terus ditingkatkan, sehingga mampu menghasilkan outcome yang lebih baik dari waktu ke waktu.
“Boleh orangnya berganti, tetapi sistem harus tetap berjalan dan terus ditingkatkan. Ini adalah proses berkelanjutan yang harus memberikan dampak nyata,” katanya.
Baca Juga : Ribuan Warga Padati CFD Boulevard Setiap Minggu, Jadi Episentrum Perputaran Ekonomi Rakyat
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong seluruh kepala SKPD untuk aktif berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Juga, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) melalui Inspektorat, Bagian Organisasi, serta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas implementasi SAKIP terus meningkat dan berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Baca Juga : Camat Se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang
Appi mengakui bahwa dalam proses implementasi SAKIP akan terdapat berbagai tantangan dan konsekuensi yang harus dihadapi.
Namun demikian, ia berharap seluruh jajaran dapat menjalankannya dengan serius, disiplin, dan penuh komitmen.
Dikatakan, SAKIP ini akan menjadi cerminan bagaimana kita mengelola pemerintahan. Tujuan kita sama, yaitu menghadirkan pemerintahan yang akuntabel dan berdampak bagi masyarakat.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Lepas 105 Kafilah ke MTQ Tingkat Provinsi di Maros, Target Juara Umum
“Tentu, dengan komitmen, kedisiplinan, dan kesungguhan seluruh perangkat daerah, kualitas SAKIP Kota Makassar akan terus meningkat dan mampu meraih predikat yang lebih baik di masa mendatang,” tutup Appi. (*)