Selasa, 12 Mei 2026

Para Pemimpin ASEAN Prioritaskan Keamanan dan Ketahanan Energi serta Pangan di KTT Ke-48

Para tamu berpose untuk foto bersama dalam upacara pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-48 dan pertemuan-pertemuan terkait di Cebu, Filipina, pada 8 Mei 2026. (Xinhua/Guo Yige)
Para tamu berpose untuk foto bersama dalam upacara pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-48 dan pertemuan-pertemuan terkait di Cebu, Filipina, pada 8 Mei 2026. (Xinhua/Guo Yige)

ABATANEWS, JAKARTA — Para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menggarisbawahi keamanan energi, ketahanan pangan, dan keselamatan warga negara ASEAN di berbagai belahan dunia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 dan sejumlah pertemuan terkait, demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) ASEAN Kao Kim Hourn di Jakarta pada Senin (11/5).

Berbicara di Sekretariat ASEAN, Kao menyoroti hasil-hasil penting dari KTT tersebut, yang ditutup di Filipina pada Jumat (8/5).

Terkait keamanan energi, Kao mengatakan para pemimpin kawasan itu menyerukan pemeliharaan rantai pasokan yang stabil dan andal serta percepatan transisi menuju energi terbarukan.

Baca Juga : ASEAN-Jepang Sepakat Tingkatkan Sinergi di Bidang Pendidikan, Riset, dan Ekonomi Digital

Kao mengungkapkan para pemimpin ASEAN mendorong percepatan ratifikasi Perjanjian Keamanan Minyak Bumi ASEAN (ASEAN Petroleum Security Agreement). Mereka juga menekankan pengoperasian ASEAN Power Grid guna memfasilitasi perdagangan listrik lintas perbatasan dan memastikan akses energi yang terjangkau di 11 negara anggota blok tersebut.

Mengenai ketahanan pangan, Kao mengatakan para pemimpin ASEAN menyerukan pasar terbuka dan dapat diprediksi, penguatan konektivitas rantai pasokan, serta pemantauan yang lebih efektif terhadap cadangan pangan regional.

Kao mengatakan para pemimpin ASEAN merilis sebuah pernyataan mengenai krisis Timur Tengah yang menguraikan langkah-langkah untuk memperkuat ketahanan ASEAN di bidang energi, pangan, keuangan, rantai pasokan, serta perlindungan warga negara di luar negeri.

Komentar