ABATANEWS, TAKALAR — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, memimpin Apel Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar di Lapangan Upacara Kantor Bupati, Senin (11/5/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) untuk menghadapi tantangan era digital yang semakin dinamis.
Di hadapan ratusan ASN, Daeng Manye mengajak seluruh jajaran pemerintahan mengimplementasikan semangat “Takalar Cepat” yang mencakup tiga prinsip utama, yakni cepat berpikir, cepat bertindak, dan cepat menghasilkan. Menurutnya, semangat tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, responsif, dan tepat sasaran.
“Kecepatan adalah kunci dalam pemerintahan modern. Seorang kepala sekolah misalnya, harus mampu berpikir cepat dalam mengambil keputusan agar kebijakan yang diambil tepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Daeng Manye.
Baca Juga : Takalar Bersiap Jadi Pusat Perikanan Terpadu Indonesia Timur
Selain menekankan kecepatan kerja, Bupati juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi di lingkungan pemerintahan. Ia meminta seluruh ASN memiliki dan aktif menggunakan surat elektronik (email) sebagai bagian dari penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurutnya, transformasi birokrasi tidak akan berjalan maksimal apabila aparatur belum mampu beradaptasi dengan teknologi dasar.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik berbasis digital, Pemerintah Kabupaten Takalar juga akan meluncurkan aplikasi “Takalar One Klik”. Platform tersebut dirancang sebagai layanan terpadu yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi dan layanan, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, informasi harga pangan, hingga promosi destinasi wisata daerah.
Dalam kesempatan itu, Daeng Manye turut mengingatkan seluruh perangkat daerah agar serius menindaklanjuti proses pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia meminta seluruh administrasi dan dokumen pendukung segera diselesaikan demi menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Baca Juga : Takalar Gaet Investor China, Perkenalkan Potensi Unggulan Pertanian
Menutup arahannya, Bupati menegaskan bahwa capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hanya dapat diraih melalui sinergi antara tertib administrasi, disiplin kerja, dan pelayanan nyata kepada masyarakat. Dengan ASN yang adaptif terhadap teknologi dan sistem pemerintahan yang akuntabel, Kabupaten Takalar optimistis mampu menjadi daerah yang unggul dalam pelayanan publik di Sulawesi Selatan.