Selasa, 03 Februari 2026

Kebakaran Kapal Nelayan di Pelabuhan Paotere, BPBD Makassar Catat 9 Orang Jadi Korban

Salah satu korban ledakan kapal di Pelabuhan Paotere, Makassar, saat dilarikan ke RS Angkatan Laut. (foto: BPBD Makassar)
Salah satu korban ledakan kapal di Pelabuhan Paotere, Makassar, saat dilarikan ke RS Angkatan Laut. (foto: BPBD Makassar)

ABATANEWS, MAKASSAR – Sebuah kapal terbakar di Pelabuhan Paoteret, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulsel sekitar pukul 05.00 Wita, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat 9 orang menjadi korban. Para korban mengalami luka berat sebanyak delapan orang dan satu luka ringan satu orang.

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia terima kejadian bermula saat aktivitas pembongkaran ikan berlangsung. Menurut keterangan saksi mata, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari mesin kapal yang kemudian memicu terjadinya kebakaran.

Baca Juga : Pemuda Diduga Mabuk Loncat ke Kanal Pampang Makassar Ditemukan Meninggal Dunia

“Akibat kejadian tersebut, tercatat 9 orang korban, seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar,” jelasnya.

Para korban masing-masing dg. Gassing (37) luka berat, dg. Lanti’ (60) luka berat, dg. Tangga (65) luka ringan, Rusli Dg. Ngewa (45) luka berat. Kemudian dg. Rahmat (44) luka berat, dg. Itung (35) luka berat, Ardi (16) luka berat, Putra (16) luka berat dan Irisanga Dg. Gadding (65) luka berat.

BPBD Kota Makassar berkoordinasi dengan unsur terkait dalam proses penanganan kejadian serta pendataan korban di lokasi. Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.

Baca Juga : 6 Kecamatan di Makassar Siaga Krisis Air Bersih

“BPBD Kota Makassar mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pelaku aktivitas di kawasan pelabuhan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama terkait kondisi mesin dan bahan mudah terbakar,” pungkasnya.

Penulis : Azwar
Komentar