Jumat, 03 Juli 2026

Tenggelam di Kawasan Pantai Depan Masjid 99 Kubah, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas

Tenggelam di Kawasan Pantai Depan Masjid 99 Kubah, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas 

ABATANEWS, MAKASSAR – Seorang bocah berusia 10 tahun atas nama Afid Al Imran tewas tenggelam di kawasan pantai depan Masjid 99 Kuba, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban ditemukan Tim SAR gabungan setelah melakukan pencarian kurang lebih satu jam, pada Kamis malam (2/7/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, korban merupakan warga Jalan Kakatua II Nomor 40, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang. Korban ditemukan pada pukul 18.37 Wita dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 10–15 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam.

Korban sebelumnya berenang bersama dua saudaranya di kawasan perairan depan Masjid 99 Kubah. Ketiganya sempat tenggelam, namun dua saudaranya berhasil menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar.

Baca Juga : Tim SAR Evakuasi Pendaki Patah Kaki Dari Gunung Bulu Saukang Maros

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas sehingga operasi pencarian dapat segera dilaksanakan.

Setelah korban ditemukan, tim gabungan melakukan proses evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi pencarian melibatkan personel BPBD Makassar, DAMKARMAT Kota Makassar, Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, relawan, serta unsur Potensi SAR yang bekerja secara terpadu selama proses pencarian berlangsung.

Baca Juga : Pemuda Hanyut di Sungai Rongkong Luwu Utara, Ditemukan Meninggal Usai 3 Hari Pencarian

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar dan jajaran BPBD Makassar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Kepala BPBD Makassar, Muh. Fadli Tahar.

Ia menekankan, operasi ini merupakan hasil sinergi seluruh personel dan unsur gabungan yang bergerak cepat sejak laporan diterima.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Damkarmat, Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, relawan, Potensi SAR, serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” jelasnya.

Baca Juga : Pria Lanjut Usia di Soppeng Hilang Saat Berangkat ke Kebun, Tim SAR Lakukan Pencarian

BPBD Makassar turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan. Terutama terhadap anak-anak yang harus berada dalam pengawasan orang tua atau pendamping.

BPBD Makassar berkomitmen untuk terus memperkuat respons kedaruratan melalui penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan profesional sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat Kota Makassar.

Penulis : Wahyuddin
Komentar