Jumat, 15 Mei 2026

Israel Berniat Lanjutkan Serangan ke Iran

(250615) -- TEHRAN, June 15, 2025 (Xinhua) -- Smoke rises following an explosion in Tehran, capital of Iran, June 15, 2025. Explosions shook Tehran as Iran's tensions with Israel escalated. (Xinhua/Shadati)
(250615) -- TEHRAN, June 15, 2025 (Xinhua) -- Smoke rises following an explosion in Tehran, capital of Iran, June 15, 2025. Explosions shook Tehran as Iran's tensions with Israel escalated. (Xinhua/Shadati)

ABATANEWS, ISRAEL — Israel siap menghadapi kemungkinan untuk segera melanjutkan serangannya demi mencapai tujuan kampanye militer terhadap Iran, ungkap Israel Katz, menteri pertahanan Israel, pada Kamis (14/5).

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) J.D. Vance mengatakan bahwa kemajuan telah dicapai dalam perundingan dengan Iran, tetapi setiap kesepakatan harus memastikan Teheran tidak mengembangkan senjata nuklir.

Baca Juga : Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Pertamina

“Misi kami belum selesai,” kata Katz dalam upacara peringatan bagi para tentara. “Kami harus menuntaskan tujuan kampanye ini dengan cara yang memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman terhadap keberadaan Israel, terhadap pasukan AS … hingga generasi-generasi mendatang.”

“Kami siap menghadapi kemungkinan bahwa kami akan segera diminta bertindak lagi demi memastikan tujuan ini tercapai,” tambahnya.

Katz juga menyinggung serangan drone peledak Hizbullah setelah sebuah drone peledak yang diluncurkan dari Lebanon menghantam wilayah utara Israel sebelumnya pada Kamis dan melukai tiga orang.

Baca Juga : Gelombang Protes “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Turun ke Jalan Tolak Trump

“Kami sangat menyadari ancaman drone,” ujarnya. “Selain solusi yang telah diterapkan di lapangan, terdapat sejumlah solusi teknologi dan operasional tambahan, dan seluruh institusi pertahanan telah dikerahkan untuk menangani masalah ini.”

“Hizbullah akan menanggung konsekuensi penuh,” kata Katz.

Meski gencatan senjata yang rapuh masih berlaku, Israel terus melancarkan serangan mematikan setiap hari di Lebanon, sementara pasukan daratnya memperluas operasi di Lebanon selatan. Hizbullah merespons dengan menyerang tentara dan wilayah perbatasan menggunakan drone serta roket.

Komentar