Minggu, 08 Maret 2026

Israel Serang Kilang Minyak Teheran, Iran Balas Hantam Fasilitas Energi di Haifa

Ilustrasi konflik Israel-Iran. (foto: Istockphoto)
Ilustrasi konflik Israel-Iran. (foto: Istockphoto)

ABATANEWS, TEHERAN — Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah pesawat jet tempur Israel dilaporkan menyerang depo penyimpanan minyak dan fasilitas penyulingan di ibu kota Iran, Teheran, pada Sabtu malam.

Dilansir dari Anadolu Agency, Minggu (8/3/2026), serangan tersebut menjadi pertama kalinya Israel menargetkan infrastruktur energi Iran sejak operasi militer besar-besaran yang dilancarkan bersama Amerika Serikat terhadap negara itu pada pekan lalu.

Militer Israel dalam pernyataannya menyebut telah memulai gelombang serangan baru yang menyasar infrastruktur strategis Iran di Teheran. Penyiar publik Israel, KAN, melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel menargetkan depo minyak dan fasilitas kilang di ibu kota Iran.

Baca Juga : Israel Berniat Lanjutkan Serangan ke Iran

Di sisi lain, kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News Agency, melaporkan terdengarnya sejumlah ledakan di beberapa titik di Teheran tak lama setelah serangan terjadi.

Iran Balas Serangan

Sebagai respons atas serangan tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah meluncurkan rudal yang menghantam fasilitas penyulingan minyak di Haifa, Israel. Pernyataan ini dilaporkan oleh kantor berita Fars.

Baca Juga : Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Pertamina

Aksi saling serang ini semakin memperburuk eskalasi konflik yang tengah memanas di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan regional meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat militer senior.

Baca Juga : AS Ingin Blokade Selat Hormuz, Iran Janjikan Musuh Terjebak dalam Pusaran Maut

Sebagai balasan, Iran kemudian meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat, fasilitas diplomatik, serta sejumlah kota di Israel.

Komentar