Jumat, 06 Maret 2026

Didukung AS, Pasukan Kurdi Lakukan Serangan Darat ke Militer Iran

Didukung AS, Pasukan Kurdi Lakukan Serangan Darat ke Militer Iran

ABATANEWS, TEHERAN — Seorang pejabat dari Koalisi Kekuatan Politik Kurdistan Iran (CPFIK) mengatakan bahwa kelompok-kelompok bersenjata Kurdi yang berbasis di Irak telah memulai serangan militer terhadap pasukan rezim Iran.

Menurut pejabat tersebut, para pejuang Kurdi yang berafiliasi dengan Partai Kehidupan Bebas Kurdistan (PJAK) mulai menduduki posisi tempur di dalam wilayah Iran pada hari Senin, 2 Maret.

“Pergerakan militer darat oleh pasukan Kurdi terhadap Iran telah dimulai sejak tengah malam tanggal 2 Maret,” kata pejabat itu kepada i24NEWS .

Baca Juga : Israel Berniat Lanjutkan Serangan ke Iran

Dia mengatakan pasukan Iran mengevakuasi kota perbatasan Mariwan pada tanggal 3 Maret dan mulai membangun posisi pertahanan di dalam dan sekitar wilayah tersebut.

Menurut pejabat CPFIK, para pejuang PJAK telah bergerak ke posisi di sekitar pegunungan selatan Mariwan di Iran barat.

Dia mengatakan ribuan pejuang PJAK sudah dikerahkan di wilayah pegunungan Iran, khususnya jauh di dalam Pegunungan Zagros.

Baca Juga : Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Pertamina

PJAK mengoperasikan dua sayap bersenjata: YRK (Unit Perlindungan Kurdistan Timur) dan HPJ (Pasukan Perlindungan Perempuan), yang menurut pejabat tersebut meniru formasi Kurdi di Suriah.

Komentar tersebut muncul di tengah beberapa laporan media yang menunjukkan bahwa Washington mungkin mempertimbangkan kelompok-kelompok Kurdi sebagai mitra potensial dalam upaya untuk menekan rezim Iran.

Seorang pejabat AS yang berbicara kepada Fox News membenarkan laporan tersebut.

Baca Juga : AS Ingin Blokade Selat Hormuz, Iran Janjikan Musuh Terjebak dalam Pusaran Maut

Menurut CNN , CIA sedang menjajaki rencana untuk mempersenjatai pasukan Kurdi dengan tujuan memicu pemberontakan rakyat di dalam Iran.

Sementara itu, Axios melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump berbicara dengan para pemimpin Kurdi di Irak untuk membahas konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran serta kemungkinan langkah selanjutnya.

Wall Street Journal juga melaporkan bahwa pemerintahan Trump terbuka untuk mendukung kelompok-kelompok bersenjata di Iran yang bersedia menantang pemerintah.
Komentar