ABATANEWS, MAKASSAR – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu kemunculan tsunami kecil di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Bulukumba.
Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni, menyampaikan bahwa meski peringatan dini tsunami telah resmi berakhir, fluktuasi air laut sempat teramati di beberapa titik pascagempa.
“Setelah gempa memang terjadi perubahan air laut. Di Pulau Jampea (Selayar), Bulukumba, dan Kayuadi (Selayar) kenaikan air laut tercatat sekitar 0,5 meter,” ujar Jamroni, Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga : Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, 2 Orang Meninggal Dunia di Sikka
Rekaman video amatir warga yang beredar di media sosial menunjukkan air laut di pesisir Selayar, Bulukumba, hingga Jeneponto sempat surut sebelum akhirnya naik kembali dalam volume kecil.
BMKG Makassar memastikan kondisi saat ini sudah aman karena potensi tsunami pascagempa telah berlalu lebih dari dua jam. Masyarakat yang sempat mengungsi imbauan untuk kembali ke rumah.
“Masyarakat sudah bisa kembali ke rumah masing-masing karena status peringatan dini tsunami telah berakhir,” tutup Jamroni.
Baca Juga : Jumlah Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 920 Jiwa, 3.360 Orang Luka
Berdasarkan data BMKG, gempa Nagekeo terasa di Sulsel berdasarkan pada skala MMI III-IV Flores Timur, III-IV Lembata, III-IV Adonara, III Kab. Lombok Barat, III Kota Mataram, III Kab. Lombok Timur, II-III Denpasar , II-III Badung, II-III Bulukumba, II-III Jeneponto, II-III Takalar, II-III Gowa, II-III Makassar.
Selain itu, gempa turut dirasakan pada skala MMI IV-V Ruteng, V Kota Bima, V Kab. Dompu, IV-V Ende, IV-V Labuan Bajo, IV-V Maumere, IV-V Sumba Timur, IV Kupang, IV Kabupaten Sumbawa Barat. Namun, pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Mbay, Nagekeo.
Gempa di Nagekeo, NTT turut mengakibatkan dua orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, sejumlah orang juga mengalami luka-luka.
Baca Juga : Gempa di Venezuela, 164 Orang Dilaporkan Tewas dan 971 Alami Luka-luka
Berdasarkan laporan BPBD, pendahuluan Kodim Sikka, gempa bumi berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.
“Dua korban meninggal dunia terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Data korban masih dalam proses verifikasi dan pendataan lebih lanjut oleh tim di lapangan,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya.