ABATANEWS, MAKASSAR – Pagi yang teduh di Lapangan Karebosi menjadi saksi hangatnya kebersamaan di hari kemenangan Idulfitri.
Lantunan takbir dan tahmid menggema, mengalun syahdu dari ribuan jemaah yang memadati lapangan Karebosi Makassar, Sabtu (21/3/2026).
Di tengah ribuan jemaah yang memadati lapangan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Melinda Aksa dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, tampak duduk berbaur dengan masyarakat, menyatu dalam satu barisan shaf tanpa sekat.
Baca Juga : Warga RW 04 Jipang Kelola Sampah Mandiri, Buktikan Sampah Bisa Selesai dari Sumbernya
Pelaksanaan Salat Idulfitri yang dimulai pukul 06.50 WITA itu, diikuti ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Makassar.
Area beton lapangan yang luas berubah menjadi lautan jemaah, menghadirkan suasana khidmat sekaligus penuh kehangatan, sebuah momen yang merefleksikan persatuan, kesederhanaan, dan kebersamaan di hari yang suci.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa momentum Idulfitri menjadi saat yang tepat untuk kembali mempererat tali silaturahmi dan membuka lembaran baru setelah menjalani ibadah Ramadan.
Baca Juga : Pemilahan Sampah di RT 04 Tamangapa Libatkan Seluruh Kelompok, Kini Jadi Percontohan
“Hari ini, kita berkumpul melaksanakan salat Idulfitri, saatnya membangun kembali seluruh tali silaturahmi yang mungkin ada beberapa permasalahan di hari-hari sebelumnya,” jelas Appi.
Hadir pada salat idulfitri ini, Pendiri Bosowa Group H. M. Aksa Amhmud, Ketua DPRD Makassar, Sutratman bersama jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD serta Forkopimda, hadir juga mantan Wali Kota Makassar diantaranya, Ilham Arief Sirajuddin atau Pak IAS dan Mohammad Ramdhan Pomanto yang akrab disapa Danny.
Sebuah pemandangan sederhana namun penuh makna, menggambarkan bahwa di hari kemenangan, semua kembali setara, dipersatukan oleh iman, kerendahan hati, dan kebersamaan.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Paparkan Potensi Investasi di Forum Investasi Rakornas APINDO 2026
Dalam hening yang khusyuk, Lapangan Karebosi menjelma menjadi ruang spiritual yang sarat makna, bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga ruang perjumpaan hati, tempat kebersamaan dirajut, dan harapan akan Makassar yang semakin rukun serta harmonis.
Appi menyampaikan, itu sebabnya, Pemerintah Kota menyiapkan lokasi lapangan Karebosi ini menjadi sebagai ruang interaksi dari seluruh masyarakat yang hadir bersama-sama datang di tempat ini.
“Artinya, berkumpul menyatakan hari kemenangan, bagaimana kita membuka lembaran baru setelah selama satu bulan penuh kita berpuasa dan saatnya kita merayakan kemenangan di Hari Idulfitri,” jelas Munafri.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Minta Perlindungan Anak di Era Digital Diperketat
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Makassar tidak hanya mengajak masyarakat untuk menunaikan ibadah secara berjamaah, tetapi juga meneguhkan semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai nilai utama yang terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Idulfitri pun diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat harmoni, membangun optimisme, dan melangkah bersama menuju Makassar yang lebih maju dan berkeadaban.
Munafri, yang akrab disapa Appi, berharap perayaan ini tidak hanya menjadi pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Serahkan Bantuan Pangan Gratis pada Rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah
“Kita harapkan dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di Kota Makassar,” tuturnya.
Menurut orang nomor satu Kota Makassar itu, hari kemenangan ini juga menjadi ruang refleksi spiritual setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan, sekaligus kesempatan mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam bingkai persaudaraan dan persatuan.
Appi menilai, Idulfitri memiliki makna penting bagi umat Muslim untuk kembali memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga : Wali Kota Tasming Hamid Apresiasi TRC BPBD, Sebut Pengabdian Personel Bernilai Amal Jariah
“Momentum Idulfitri memiliki makna penting bagi umat Muslim untuk mempererat silaturahmi, memperkuat nilai kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” tutur Wali Kota Makassar.
Dalam momentum Idulfitri 1447 Hijriah yang penuh berkah, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat sebagai refleksi atas pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan persatuan.
Menurutnya, Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperbaiki diri dan mempererat hubungan antarsesama.
Baca Juga : Momentum Hari Anak Nasional, Bunda PAUD Kota Makassar Ajak Semua Pihak Jaga Masa Depan Anak
“Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, dan memperkuat komitmen dalam membangun kebersamaan,” katnaya.
Melalui momentum Idulfitri ini, ia berharap nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial dapat semakin kuat, sehingga mampu mendorong terwujudnya Makassar yang lebih maju, rukun, dan berkeadaban.
“Semoga semangat kebersamaan ini senantiasa terjaga demi kemajuan Kota Makassar,” sambung Aliyah.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Dorong FKLA Hadirkan Aksi Kemanusiaan Tanpa Sekat Agama
Ia menegaskan, semangat kebersamaan yang terbangun selama Ramadan hendaknya terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis dan saling peduli.
Selain itu, Aliyah juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Kota Makassar, disertai harapan akan keberkahan dan kebahagiaan bagi semua.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebahagiaan dan keberkahan senantiasa menyertai kita, serta mempererat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.
Baca Juga : BPBD Makassar Salurkan Bantuan Berdasarkan Asesmen, Wali Kota Tinjau Korban Kebakaran Tallo
Diketahui, pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Lapangan Karebosi akan berlangsung khidmat dengan dipimpin oleh imam asal Yaman, Syekh Abdul Aziz Al-Areqi.
Bacaannya saat memimpin salat, menghadirkan suasana ibadah yang lebih syahdu melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati dan memperkuat makna spiritual di hari kemenangan.
Sementara itu, khutbah Idulfitri disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Hamdan Juhannis, ia mengajak seluruh jemaah untuk merefleksikan nilai-nilai Ramadan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan penuh keberkahan. (*)