ABATANEWS, JAKARTA – Jika Allah SWT sudah menghendaki, tidak ada satu orang pun yang mampu menghalangi. Ungkapan tersebut tampaknya tepat untuk menggambarkan kisah seorang pria asal Libya bernama Amer Al Mahdi Mansour Al Gaddafi.
Kisahnya viral setelah Amer hampir gagal menunaikan ibadah haji karena ditinggal oleh pesawat yang seharusnya membawanya ke Tanah Suci. Dia seharusnya naik pesawat bersama puluhan jemaah lainnya.
Namun saat tiba di Bandara Sebha, Libya Tengah, pihak imigrasi menolak dokumen perjalanan haji Amer. Alasannya karena masalah nama belakang Amer yakni “Al Gaddafi” di paspor.
Baca Juga : Kemenhaj RI Perketat Aturan, KBIHU dan Jemaah Haji Dilarang City Tour Sebelum Fase Armuzna
Nama tersebut dinilai sensitif karena mirip dengan nama mantan presiden Libya yang sudah lengser, Muammar Gaddafi (sering ditulis Muamar Khadafi). Isu keamanan membuat pihak imigrasi menghentikan Amer pada detik-detik keberangkatannya.
Pesawat menuju Arab Saudi akhirnya lepas landas dari Bandara Sebha dan meninggalkan Amer yang masih tertahan di bandara. Dia diberitahu bahwa dirinya tidak bisa menunaikan ibadah haji tahun ini.
Anggota keluarga dan pihak imigrasi meminta Amer untuk pulang tetapi dia memilih bertahan dan tetap berada di bandara. Tak berselang lama, pesawat tersebut mengalami gangguan teknis dan harus mendarat kembali di bandara Sebha.
Baca Juga : Jemaah Haji Asal Kabupaten Gowa Meninggal di Madinah
Saat pesawat mendarat, staf maskapai meminta pihak imigrasi memperbolehkan Amer naik ke pesawat dengan meminta pilot membuka pintu. Namun, pilot tidak mengizinkan karena alasan logistik dan keselamatan.
Pesawat kembali lepas landas dan meninggalkan Amer yang masih tetap menunggu di bandara dengan penuh keyakinan bahwa pesawat akan kembali untuk menjemputnya. Kemudian, keajaiban pun terjadi.
Pesawat kembali mengalami masalah teknis dan harus mendarat di bandara Sebha. Saat pesawat mendarat, pilot maskapai penerbangan tersebut membuat pengumuman yang mengejutkan kepada seluruh penumpang.
Baca Juga : Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ingatkan Jemaah Jangan Langgar Peraturan Arab Saudi
“Saya bersumpah tidak akan terbang lagi kecuali Amer bersama kita di pesawat ini!,” tegas pilot tersebut
Sang pilot juga menegaskan bahwa Amer berhak menunaikan ibadah haji sama seperti jemaah lainnya. Pengumuman itu disambut sorak-sorai dan tepuk tangan para penumpang.
Amer akhirnya diizinkan naik pesawat. Keputusan sang pilot menuai banyak pujian dari banyak pihak karena dia menunjukkan solidaritas dan keadilan bagi sesama umat Muslim.
Baca Juga : Perjuangan Penjual Ikan Keliling Asal Gowa, Nabung Rp30 Ribu Sejak 2010 Hingga Berangkat Haji Tahun Ini
“Saya hanya ingin pergi haji. Dan saya percaya bahwa jika itu memang ditakdirkan untuk saya, tidak ada kekuatan yang bisa mencegahnya,” kata Amer.
Dilaporkan bahwa pesawat tersebut terbang dengan lancar setelah Amer diizinkan untuk ikut penerbangan. Sontak, video tersebut mengundang perhatian netizen usai diunggah ulang oleh akun Instagram @undercover.id.
Banyak netizen terharu dengan kisah perjalanan Amer Al Mahdi untuk menunaikan ibadah haji. Kisah Amer menjadi pengingat bahwa jika Allah SWT sudah berkehendak maka tidak ada satu pun kekuatan yang dapat menghalangi.
Baca Juga : Satu Jemaah Kloter 1 Embarkasi Makassar Batal Berangkat Usai Positif Hamil 10 Minggu
“Amalan apa yang beliau perbuat? Masya Allah terharu,” tulis akun @rai***.
“MashaAllah, jika Allah sudah ijinkan, tidak ada makhluk yang bisa menghalangi. Panggil kami ke baitullah ya Rabb,” tulis akun @agu***.
“The real undangan Allah,” tulis akun @ris***.
Baca Juga : Embarkasi Makassar Siap Layani 16.750 Jemaah Haji, Kloter Pertama Asal Soppeng
“Bagaimana mungkin Allah meninggalkannya sedangkan dia tidak pernah meninggalkan Allah,” tulis akun @hab***.
“Syukurnya si pilot akhirnya sadar harus bawa orang ini biar pesawat bisa lancar terbang… Subhanallah. Jika Allah punya kuasa enggak ada yang bisa halangi,” tulis akun @nug***.
“Takdir Allah begitu kuat sampai tak ada satu pun yang bisa menghalangi atau menahanNYA,” tulis akun @ase***.