Jumat, 20 Februari 2026

Safari Ramadan Perdana, Bupati Takalar Serahkan Bantuan dan Ajak Warga Perkuat Pendidikan

Safari Ramadan Perdana, Bupati Takalar Serahkan Bantuan dan Ajak Warga Perkuat Pendidikan

ABATANEWS, TAKALAR — Bupati Takalar Daeng Manye memulai rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Takalar dengan mengunjungi Masjid Nur Islamiyah Massalongko di Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Jumat (20/2/2026) malam.

Kehadiran Bupati bersama rombongan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.30 WITA, Daeng Manye langsung melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama warga.

Kegiatan Safari Ramadan ini juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Takalar bersama anggota DPRD Dapil I, Asisten I Pemerintah Kabupaten Takalar, Ketua TP PKK Takalar, Kepala Kantor Kementerian Agama Takalar, sejumlah kepala OPD, para kepala bagian Setda, Camat Polongbangkeng Utara, serta Kepala Desa Pa’rappunganta.

Baca Juga : 210 Kelompok Tani Dapat Bantuan Bibit Padi dari Pemkab Takalar

Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci.

“Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana syiar agama untuk saling mengingatkan dalam kebaikan di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung perjalanan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Takalar. Ia mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi, namun berbagai program pembangunan terus dijalankan secara bertahap.

Baca Juga : Bupati Takalar Tekankan Perencanaan Pembangunan Terarah di Musrembang RKPD 2027

Menurutnya, sejumlah program prioritas tengah berjalan, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur, pembangunan jembatan, hingga pengembangan fasilitas digital melalui program **Pojok Internet Desa (Poindes)**.

Selain pembangunan fisik, Bupati juga menyoroti persoalan pendidikan di Kabupaten Takalar. Dari sekitar 320 ribu penduduk, terdapat sekitar 2.000 anak yang tidak bersekolah serta sekitar 4.000 anak yang putus sekolah.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena pendidikan merupakan kunci masa depan generasi muda.

Baca Juga : Disdukcapil Takalar Tetap Buka Layanan di Masa WFH

“Peran orang tua sangat penting karena anak adalah generasi penerus bangsa. Saya mengimbau para orang tua agar mendisiplinkan anak-anaknya, terutama di bulan Ramadan ini, untuk rajin beribadah dan melakukan kegiatan yang positif,” jelasnya.

Komentar