Senin, 19 April 2021 17:08

Hikmah

Puasa Sudah Dilakukan Sejak Nabi Adam

Puasa Sudah Dilakukan Sejak Nabi Adam

ABATANEWS – Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan bagi muslim yang tidak memiliki halangan.

Perintah puasa jelas disampaikan Allah Swt dalam surah al-Baqarah ayat ke-183:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Baca Juga : Doa Akhir Ramadan yang Dibaca Rasulullah SAW, Amalkan Sebelum Bulan Puasa Berakhir

”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ternyata, puasa sudah dilakoni oleh para nabi sebelum Nabi Muhammad Saw. Sejak Nabi Adam, puasa sudah dilakukan rutin.
Menurut Ibnu Katsir dalam kitab Qashash al-Anbiya’ wa ar-Rusul, Nabi Adam pernah berpuasa selama tiga hari setiap bulannya sepanjang tahun.

Pendapat lain menyebut bahwa Nabi Adam berpuasa pada 10 Muharram sebagai rasa syukur karena bertemu dengan istrinya, Hawa, di Arafah. Ada juga yang mengatakan, Nabi Adam berpuasa sehari semalam pada waktu dia diturunkan dari taman surga oleh Allah.

Baca Juga : Bolehkah Baca Al Quran Melalui HP? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Meski tak dijelaskan dalam Alquran, tetapi umat Islam percaya bahwa agama yang dibawa sejak Adam adalah agama monotheisme yakni mengajarkan untuk menyembah Tuhan yang Maha Esa.

Ternyata, setelah Nabi Adam, Nabi Nuh juga diriwayatkan melakukan puasa. Ibnu Katsir mengutip penjelasan Ibnu Majah menyebutkan bahwa, “Puasa Nuh adalah setahun penuh, kecuali hari Idul Fitri dan Idul Adha.”

Selain itu, Nabi Nuh juga memerintahkan kaumnya untuk menyembah Allah SWT dan berpuasa ketika mereka berbulan-bulan hidup terkatung-katung dalam perahu di tengah samudra luas akibat banjir besar.

Baca Juga : Bolehkah Membayar Zakat Fitrah dari Uang Hasil Hutang?

Nabi Ibrahim AS juga terkenal dengan kegemarannya berpuasa, terutama pada saat hendak menerima wahyu dari Allah, yang kemudian dijadikan suhuf Ibrahim. Puasa menurut agama Ibrahim dilaksanakan oleh Ismail, putra Ibrahim yang terkenal taat beribadah puasa Ibrahim diikuti pula Nabi Ishaq (putra Ibrahim dari Sarah).

Nabi Ya’qub terkenal sebagai orang tua dan rasul yang gemar berpuasa, terutama untuk keselamatan putra-putranya. Sementara Nabi Yusuf berpuasa ketika berada dalam penjara bersama para terhukum lainnya. Kebiasaan berpuasa ini juga beliau terapkan ketika menjadi pembesar Mesir dan menjabat sebagai menteri perekonomian negeri tersebut.

Sedangkan Nabi Yunus berpuasa dari makan dan minum saat berada dalam perut ikan besar selama beberapa hari, kemudian berbuka puasa setelah dimuntahkan kembali dari dalam perut ikan itu. Untuk berbuka, dikisahkan beliau memakan buah semacam labu yang tumbuh di tepi pantai.

Baca Juga : Bagaimana Jika Saat Lebaran Ditanya Kapan Nikah? Ini Kata Ustadz Abdul Somad

Nabi Ayub berpuasa pada waktu dia hidup dalam serba kekurangan dan menderita penyakit selama bertahun-tahun, sampai akhirnya lepas dari cobaan itu. Nabi Syuaib terkenal kesalehannya dan sebagai orang tua yang banyak melakukan puasa dalam rangka bertakwa kepada Allah, di samping dalam rangka hidup sederhana dan untuk kelestarian generasi sesudahnya.

Sementara, Nabi Musa berpuasa selama 40 hari 40 malam dalam persiapan menerima wahyu dari Allah di Bukit Sinai. Hal yang sama juga dilakukan oleh Nabi Ilyas ketika akan pergi ke Gunung Horeb untuk menerima wahyu dari Allah, dan Nabi Isa ketika dia mulai tampil di muka umum untuk menyatakan dirinya sebagai rasul.

Komentar