Minggu, 17 Mei 2026

Perwira Militer Israel Tewas Akibat Serangan Drone Hizbullah di Lebanon Selatan

Sebuah konvoi militer Israel bermanuver di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari Israel utara pada 26 April 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Sebuah konvoi militer Israel bermanuver di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari Israel utara pada 26 April 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)

ABATANEWS, YERUSALEM — Seorang perwira militer Israel tewas di Lebanon selatan, demikian disampaikan militer Israel pada Sabtu (16/5).

Perwira tersebut, yang diidentifikasi sebagai Maoz Israel Recanati (24), merupakan seorang komandan di Brigade Infanteri Golani, menurut pihak militer.

Stasiun televisi milik pemerintah Israel, Kan TV, melaporkan bahwa Recanati tewas pada Jumat (15/5) ketika sebuah drone bermuatan peledak, yang diluncurkan oleh kelompok militan Lebanon, Hizbullah, menghantam pasukan Israel yang sedang beroperasi di Desa Deir Seryan dekat Sungai Litani, di dalam zona keamanan yang dikuasai Israel di Lebanon selatan.

Baca Juga : Sedang Gencatan Senjata, Tentara Israel Tetap Lanjutkan Operasi Militer di Lebanon Selatan

Seorang tentara Israel lainnya mengalami luka ringan akibat serangan tersebut, kata laporan itu.

Kan TV menyebutkan bahwa pasukan Israel dihujani serangan drone dan mortir Hizbullah selama berjam-jam, yang kemudian memicu serangan balasan dari pihak Israel di area tersebut.

Lembaga penyiaran itu menyatakan 20 tentara Israel telah tewas di Lebanon selatan sejak pecahnya perang dengan Iran pada 28 Februari, yang kembali menyulut bentrokan antara Israel dan Hizbullah di sepanjang garis depan Lebanon.

Baca Juga : Pemimpin Hizbullah Tolak Pembicaraan dengan Israel, Janji Lanjutkan Perlawanan

Permusuhan terus berlanjut meskipun gencatan senjata antara Israel dan Lebanon telah diberlakukan saat tengah malam antara 16 dan 17 April.

Komentar