ABATANEWS, MAKASSAR – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Bone dan wilayah sekitarnya dalam kondisi aman dan terjaga.
Guna mengantisipasi dinamika kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran pelayanan di SPBU, Pertamina telah menambah alokasi stok sebesar 10 hingga 15 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk merespons antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
Baca Juga : Penggunaan Gas LPG 3 Kg Meningkat di Sulsel dan Sulbar, Pertamina Tambah Pasokan 65%
Mulai dari Kecamatan Mare (Kabupaten Bone) hingga ke sepanjang jalur menuju Kota Makassar.
“Monitoring kami lakukan secara berkala terhadap stok, realisasi penyaluran, serta pola konsumsi di setiap wilayah. Hasil evaluasi menjadi dasar penyesuaian distribusi apabila terjadi peningkatan permintaan pada titik tertentu,” ujar Lilik.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga menerapkan beberapa kebijakan operasional.
Baca Juga : Pemkot Parepare dan Pertamina Sidak Pangkalan LPG 3 Kg, Stok Dipastikan Aman Meski Permintaan Meningkat
Diantaranya, memantau transaksi BBM subsidi di SPBU agar tepat sasaran, serta mencegah praktik penyalahgunaan dan pembelian berulang.
Pertamina juga mengaktifkan petugas pengatur antrean di SPBU padat kendaraan agar lalu lintas di sekitar lokasi tetap tertib dan aman.
Selain itu, Pertamina turut bekerja sama dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk mengevaluasi dinamika penyaluran BBM secara real-time.
Baca Juga : Efek Kemarau, Penggunaan LPG 3 Kg di Sulsel Meningkat
“Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan menghindari panic buying yang dapat memicu kepadatan buatan di SPBU,” imbuh dia.
Bagi masyarakat yang menemukan kendala layanan atau indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM, laporan dapat disampaikan langsung melalui Pertamina Customer Solution (PCS) di nomor 135.