Selasa, 29 November 2022

Lanjutan Liga 1 pada 2 Desember Batal

Logo Liga 1 yang diluncurkan operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) di awal musim 2021-2022. (foto: PT LIB)
Logo Liga 1 yang diluncurkan operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) di awal musim 2021-2022. (foto: PT LIB)

ABATANEWS, JAKARTA — Lanjutan kompetisi Liga 1 2022/2023 yang dijadwalkan pada 2 Desember dipastikan batal. Alasannya, polisi belum mengeluarkan izin.

Bahkan setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) setelah melakukan pertemuan dengan kepolisian di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/11/2022) siang. Direktur LIB Ferry Paulus menyebut ada beberapa tahapan verifikasi yang harus dilalui sebelum izin diterbitkan.

Salah satunya adalah masalah stadion di wilayah Jawa Tengah yang memang dipilih untuk menggelar sisa pertandingan Liga 1 2022/2023 dengan format bubble. Dua stadion yang belum diverifikasi adalah Sultan Agung (Bantul) dan Moch Soebroto (Magelang).

“Iya kita gabisa bicara kick-off 2 (Desember), tanggal 3, tanggal 4 dan seterusnya karena tahapan untuk melakukan verifikasi itu harus kita lalui. Apalagi ada beberapa stadion yang selama ini belum disurvei pihak PUPR seperti di Sultan Agung dan Mohc Soebroto,” kata Ferry Paulus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/11/2022).

Lebih lanjut, LIB menjelaskan pertemuan antara pihaknya dan kepolisian. Selain itu hadir juga Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam pertemuan tersebut.

“Hari ini baru saja kita selesai rapat koordinasi dengan pihak kepolisian. Ada beberapa hal yang harus kita kerjakan dalam beberapa hari ke depan utamanya adalah kepolisian bersama dengan PUPR dan Kemenkes akan melakukan verifikasi tentang beberapa tahapan mengenai,” terang Ferry Paulus.

“Nah kemudian dari situ baru nanti akan ada kepastian kapan kick-off. Karena kita harus melalui tahapan tadi apalagi verifikasi pertama di mana selama ini belum ada peraturan polisi yang baru.”

“Sehingga perlu ada teknis yang kita lakukan kaitannya dengan beberapa hal yang harus dilakukan verifikasi. Kami juga sudah melakukan beberapa terobosan ke pihak PUPR, kemudian ke pihak Kemenkes dan Polri terkait dengan kick-off yang akan kita lakukan setelah selesai dari apa hasil survei atau verifikasi di lapangan,” ucapnya.

Penulis : Azwar
Komentar