ABATANEWS.COM – Sebuah pesawat jet pribadi jenis Learjet 60 mengalami kecelakaan fatal setelah menimpa kawasan pemukiman warga di dekat wilayah Cresthaven, Florida.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu waktu setempat itu merenggut nyawa seluruh sembilan orang yang berada di dalam kabin.
Berdasarkan laporan Reuters pada Senin (2/11/2026), otoritas Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat telah mengonfirmasi insiden tersebut.
Baca Juga : Identitas 7 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Diungkap
Pesawat nahas itu dilaporkan menghantam tanah hingga membentuk lubang cukup besar pada pukul 12.50 siang waktu setempat atau sekitar 17.50 GMT.
Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, langsung menyampaikan belasungkawa mendalam melalui akun media sosial pribadinya atas musibah tersebut.
“Tragedi yang mengerikan,” tulisnya.
Baca Juga : Operasi SAR Pesawat ATR Yang Jatuh di Gunung Bulusaraung Resmi Ditutup
Berdasarkan keterangan resmi FAA, penerbangan maut ini bermula saat pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom di Texas.
Rencananya, jet pribadi tersebut hendak mendarat di Bandara North Eleuthera, Kepulauan Bahama.
Baca Juga : Basarnas Serahkan 7 Jenazah Pesawat ATR 42-500 ke Tim DVI Untuk Proses Identifikasi
Saat ini, aparat berwenang masih bekerja keras menguak pemicu utama di balik jatuhnya pesawat di area padat penduduk tersebut. Penyelidikan intensif pun telah resmi diambil alih oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).