ABATANEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi membuka tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang TK, SD dan SMP dengan skema pendaftaran bertahap sepanjang Mei hingga Juni.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menegaskan komitmen pemerintah dalam menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh calon peserta didik.
“Pendaftaran SPMB dibuka sesuai jadwal. Kami Dinas Pendidikan berkomitmen memastikan proses seleksi berjalan secara terbuka dan tujuan,” katanya, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga : Seleksi 103 Imam Kelurahan, Wali Kota Minta Imam Kompeten dari Proses Bersih dan Berintegritas
Proses ini dirancang semakin adaptif dan transparan dengan mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi LOLTARA+.
Kendari demikian, Dinas Pendidikan Kota tetap menyediakan akses utama melalui laman resmi SPMB melalui laman resmi Spmb.makassarkota.go.id, guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Achi, sistem seleksi tahun ini dirancang semakin terintegrasi dan adaptif, sejalan dengan upaya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh satuan pendidikan, baik jenjang SD maupun SMP.
Baca Juga : Pemkot Makassar Dorong Penanganan ODGJ Sesuai SOP
Melalui mekanisme tersebut, setiap anak diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan pendidikan yang berkualitas.
“Dengan sistem yang terintegrasi, kami ingin menjamin bahwa setiap peserta didik mendapatkan haknya secara adil, sekaligus mendorong pemerataan standar pembelajaran di seluruh sekolah,” ujarnya.
Tahapan krusial dimulai dengan pembukaan pendaftaran jalur non-domisili pada tanggal 2 Juni 2026, pencabutan jalur domisili, afirmasi, dan mutasi utama yang dilaksanakan serentak pada tanggal 4 hingga 5 Juni 2026.
Baca Juga : 118 Pedagang di Pasar Mamajang Makassar Bongkar Lapak Sukarela Lewat Pendekatan Humanis
Penjadwalan ini disusun untuk memastikan proses berjalan lebih tertib, sekaligus memberi ruang bagi orang tua dan calon peserta didik dalam mempersiapkan dokumen secara matang.
Guna menjamin kelancaran pelaksanaan, Dinas Pendidikan Kota telah melakukan berbagai langkah antisipatif.
Mulai dari penguatan sistem digital, peningkatan kapasitas server, hingga penyiapan tim teknis dan layanan pengaduan untuk meminimalisir potensi gangguan selama proses pendaftaran berlangsung.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Dorong Dialog Rutin Pekerja-Pengusaha, Jadi Kunci Atasi Konflik
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang efektif, efisien, dan berkeadilan bagi seluruh warga kota.
Oleh karena itu, Achi Soleman mengimbau kepada seluruh calon tua dan peserta didik untuk lebih proaktif dalam memahami tahapan dan jalur seleksi yang tersedia.
Mulai dari jalur domisili (zonasi), afirmasi, perpindahan tugas orang tua (mutasi), hingga jalur prestasi. Pemahaman terhadap masing-masing jalur dinilai penting agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa kendala administratif.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Ajak KPMI Perkuat UMKM dan Bangkitkan Pasar Sentral
Baca Juga : Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
Selain itu, kesiapan dokumen menjadi faktor krusial dalam tahapan pendaftaran. Achi penting memastikan seluruh berkas yang diunggah telah valid, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada sistem pendaftaran resmi pemerintah kota.
“Persiapan dokumen administrasi yang valid menjadi kunci utama. Kami berharap masyarakat tidak menunda dan mulai mencermati persyaratan sejak dini agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kota Makassar optimistis pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lancar, tertib.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Ajak KPMI Perkuat UMKM dan Bangkitkan Pasar Sentral
Baca Juga : Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
Selain itu, kesiapan dokumen menjadi faktor krusial dalam tahapan pendaftaran. Achi penting memastikan seluruh berkas yang diunggah telah valid, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada sistem pendaftaran resmi pemerintah kota.
“Persiapan dokumen administrasi yang valid menjadi kunci utama. Kami berharap masyarakat tidak menunda dan mulai mencermati persyaratan sejak dini agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kota Makassar optimistis pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lancar, tertib.
Serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi pendidikan yang merata dan berkualitas di Kota Makassar.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan terlaksananya SPMB 2026 dengan menjunjung nilai tinggi integritas dan kejujuran.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengakses informasi melalui kanal resmi Dinas Pendidikan guna menghindari potensi disinformasi.
Baca Juga : Pendaftaran SD dan SMP di Makassar Kini Bisa Melalui Aplikasi LONTARA+
“Pantau terus informasi dari sumber resmi, termasuk jadwal pelaksanaan, petunjuk teknis, hingga daftar sekolah pilihan,” imbuh Achi.
“Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegas Achi, menambahkan.
Achi Soleman, menjelaskan bahwa sistem tahun ini membagi jalur pendaftaran menjadi dua kategori utama, yakni jalur domisili dan non domisili.
Baca Juga : Hardiknas 2026: Munafri-Aliyah Hadirkan Program Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan
Untuk jalur non domisili, terdapat tiga pilihan yang dapat diakses calon peserta didik, yaitu jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi akademik.
Khusus jalur afirmasi, pemerintah menghadirkan kebijakan baru terutama untuk peningkatan TK dengan memberikan kuota lebih besar bagi anak dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
“Jadi, mekanismenya ualur afirmasi ini menjadi perhatian khusus karena kita ingin memastikan akses pendidikan juga terbuka luas bagi anak-anak yang membutuhkan,” terang Achi.
Baca Juga : May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja
“Sementara itu, jalur domisili tetap mengacu pada prinsip kedekatan tempat tinggal dengan sekolah,” sambung dia.
Namun, sistem tahun ini diperkuat dengan penggunaan koordinat presisi berdasarkan data Kartu Keluarga (KK) guna mencegah praktik manipulasi zonasi yang sering terjadi sebelumnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Makassar juga menghadirkan platform digital terintegrasi bernama Lontara+, yang menjadi pusat layanan SPMB 2026.
Baca Juga : May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja
Sistem ini memungkinkan orang tua menyatukan seluruh proses pendaftaran secara real-time, mulai dari posisi peringkat hingga hasil seleksi akhir.
Melalui Lontara+, semua proses bisa dipantau langsung. Ini bagian dari keterbukaan informasi agar masyarakat merasa lebih tenang dan percaya.
Karena, sistem ini dirancang untuk menghindari kendala teknis seperti server down, dengan membagi layanan ke dalam tiga server terpisah untuk jenjang TK, SD, dan SMP.
Baca Juga : May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja
“Selain itu, tersedia fitur live chat untuk pengaduan, notifikasi otomatis melalui WhatsApp dan email, serta pengecekan data siswa seperti NISN dan status kepesertaan,” tuturnya.
Tak hanya itu, sistem pendaftaran juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pencocokan otomatis titik koordinat alamat, input ukuran seragam untuk Pembagian gratis, serta unggahan bukti saat proses daftar ulang.
“Ini bukan sekadar soal penerimaan siswa baru, tapi upaya Pemeritnah kota membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang lebih baik,” tutup Achi.
Baca Juga : May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja
Berikut Jadwal SPMB:
– Tanggal 12–14 Mei: Simulasi Pendaftaran SPMB (TK, SD, dan SMP)
– 2–4 Juni: Pendaftaran Jalur Non Domisili (TK, SD, dan SMP)
Baca Juga : May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja
– 5 Juni: Pengumuman Jalur Non Domisili (TK, SD, dan SMP)
– 6–8 Juni: Pendaftaran Ulang, Verifikasi, dan Validasi Jalur Non Domisili
– 9–13 Juni: Pendaftaran Jalur Domisili (TK, SD, dan SMP)
Baca Juga : May Day 2026, Munafri-Aliyah Ramaikan Fun Walk Serikat Buruh dan Pekerja
– 14 Juni: Pengumuman Jalur Domisili (TK, SD, dan SMP)
– 15–17 Juni: Pendaftaran Ulang, Verifikasi, dan Validasi Jalur Domisili.