Kamis, 09 Januari 2025

Anggota DPRD Makassar Andi Suhada Sappaile Apresiasi Program MBG Prabowo

Anggota DPRD Kota Makassar Andi Suhada Sappaile
Anggota DPRD Kota Makassar Andi Suhada Sappaile

ABATANEWS, MAKASSAR – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile, menyampaikan apresiasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Program yang bertujuan memberikan makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak sekolah ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda.

“Program ini sangat bagus, meskipun masih dalam tahap uji coba. Harapan kita semua semoga pelaksanaannya bisa berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik,” ujar Andi Suhada, Kamis (9/1/2025).

Baca Juga : Wawali Aliyah Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Secara Daring

Ketua DPC PDIP Makassar ini menjelaskan bahwa program tersebut memiliki potensi besar untuk mengurangi angka kekurangan gizi pada anak sekaligus mendukung tumbuh kembang mereka dengan asupan makanan sehat.

Menurutnya, kesehatan anak-anak sejak usia dini sangat penting sebagai fondasi masa depan yang lebih baik.

 

Selain itu, Andi Suhada menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, untuk memastikan keberhasilan program tersebut. Ia berharap pelaksanaan MBG dapat dilakukan dengan pengawasan ketat sehingga tujuan utama program tercapai.

Baca Juga : Wawali Aliyah Sampaikan Penjelasan Wali Kota atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Secara Daring

 

Dengan alokasi anggaran sebesar Rp10 ribu per porsi makanan, Andi Suhada menyoroti pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas makanan.

Menurutnya, meskipun anggaran tersebut terbilang terbatas, yang terpenting adalah memastikan makanan yang disajikan tetap bergizi dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Baca Juga : Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Direksi, Pasokan Air Utara Makassar Mulai Meningkat

“Selama nilai gizinya sudah seimbang dan tidak ada pengurangan kualitas, anggaran Rp10 ribu masih bisa memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah,”

Komentar