Senin, 18 Mei 2026

3 Ribu Lebih Sekolah Terdampak Bencana Aceh dan Sumatra Telah Terima Bantuan Revitalisasi, Nilainya Rp2,9 T

3 Ribu Lebih Sekolah Terdampak Bencana Aceh dan Sumatra Telah Terima Bantuan Revitalisasi, Nilainya Rp2,9 T

ABATANEWS, JAKARTA – Enam bulan pasca bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), terus berupaya mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sektor pendidikan di tiga daerah tersebut.

Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.820 dari total 4.922 sekolah terdampak telah kembali menjalankan proses pembelajaran secara penuh.

Sementara itu, sebagian sekolah lainnya masih melaksanakan kegiatan belajar di ruang kelas darurat, tenda sementara, atau menumpang di sekolah lain demi memastikan proses belajar murid tetap berlangsung.

Baca Juga : Tes Kemampuan Akademik Jenjang SMP Diikuti 1.899.878 Peserta di Seluruh Indonesia

Berdasarkan data Kemendikdasmen, rehabilitasi dan rekonstruksi Satuan Pendidikan pascabencana, per 12 Mei 2026 telah memberikan bantuan revitalisasi kepada 3.084 sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp2,9 triliun.

Pelaksanaan revitalisasi tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh 2.817 sekolah dan 267 sekolah yang rusak berat dan harus direlokasi dilaksanakan melalui kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dengan anggaran mencapai lebih dari Rp446 miliar.

Adapun persebaran 3.084 sekolah penerima program revitalisasi meliputi 2.085 satuan pendidikan di Aceh, 332 sekolah di Sumatra Barat, dan 667 sekolah lainnya di Sumatra Utara.

Baca Juga : Pemerintah Pastikan Revitalisasi Sekolah di Tahun 2026, Prioritaskan Rusak Berat, 3T, dan Terdampak Bencana

Dari total penerima bantuan revitalisasi, sebanyak 2.861 sekolah telah menerima dana bantuan tahap 1 (70%) dengan total pencairan lebih dari Rp1,9 triliun.

Selanjutnya, bantuan khusus guru dan tenaga kependidikan (GTK) terdampak bencana juga telah disalurkan kepada 53.215 GTK. Dengan total anggaran lebih dari Rp286 miliar, untuk tiga bulan Rp2 juta per orang per bulan.

Lebih lanjut, penyaluran aneka tunjangan guru juga diberikan tanpa mempersyaratkan beban mengajar sebagaimana ketentuan normal, dengan total dana tunjangan yang telah disalurkan sebesar Rp508,9 miliar.

Baca Juga : Pemerintah Tingkatkan Jumlah Penerima Program Afirmasi Guru 3T dan Wilayah Terdampak Bencana

Kemendikdasmen juga memastikan dukungan operasional pendidikan tetap terpenuhi melalui penyaluran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Hingga saat ini, BOSP telah disalurkan kepada lebih dari 29 ribu satuan pendidikan di kabupaten terdampak bencana dengan total nilai mencapai Rp1,98 triliun.

Dalam pelaksanaannya, Kemendikdasmen juga memberikan fleksibilitas baik pada persyaratan penyaluran maupun penggunaan anggaran agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Penulis : Wahyuddin
Komentar