Jumat, 11 April 2025

Wali Kota Munafri Harap Brida Sebagai Pilot Project Hasilkan Riset Inovasi Terbarukan

Wali Kota Munafri Harap Brida Sebagai Pilot Project Hasilkan Riset Inovasi Terbarukan

ABATANEWS, MAKASSAR — Dalam upaya mendorong pembangunan berbasis riset dan inovasi. Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Makassar, diharapkan dapat berperan aktif berkolaborasi antara OPD Pemkot, akademisi, industri, dan masyarakat.

Hal ini menjadi penekanan khusus Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat membahas berbagai inovasi riset Brida di Balai Kota Makassar, Jumat (11/4/2025).

Mantan Chief Executive Officer PSM itu mengatakan, Brida Kota Makassar, harus mampu menciptakan inovasi baru, menjadi pilot project bagi pembentukan inovasi daerah.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Ikuti Pengarahan Menteri LH Soal Pengelolaan Sampah Modern Berbasis PSEL dan RDF

“Jadi, Brida Kota Makassar, tidak boleh ketinggalan soal perkembangan riset inovasi. Brida diharapkan mendorong hasilkan kebijakan berbasis riset. Semua kebijakan dan hasil OPD bisa disalurkan lewat Brida,” harap Munafri.

Permasalahan utama dan strategis yang menjadi fokus dengan riset dilakukan untuk mendukung kearifan lokal, sehingga Kita Makassar bisa mengembangkan potensinya untuk menambah nilai bisa menjadi Super X.

“Kan bisa peran sebagai sarana informasi dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Juga semacam Super X, untuk memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung program pembangunan terkini,” jelasnya.

Baca Juga : Empat Tahun Membangun Budaya Pilah Sampah, Kini Kelurahan Baru Jadi Rujukan

Pada dasarnya, Brida memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita pembangunan Kota Makassar, selain itu mendorong hilirisasi hasil riset untuk meningkatkan inovasi daerah.

Melalui proses transformasi hasil riset dan inovasi, menjadi solusi nyata yang dapat diterapkan di Kota Makassar, kepentingan pelayanan dan kebutuhan.

Munafri menekankan pentingnya inovasi konkret dan berdampak langsung terhadap pelayanan publik.

Baca Juga : Dubes Singapura Temui Wali Kota Munafri, Bahas Kolaborasi Pelatihan ASN hingga Masyarakat

Ia menggarisbawahi bahwa pengembangan inovasi di tingkat daerah harus fokus pada efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.

“Pola pengembangan inovasi harus konkret. Ujungnya adalah kemudahan pelayanan dan efisiensi pekerjaan. Seperti jalur distribusi pupuk yang awalnya harus melalui 157 aturan, sekarang hanya empat saja,” tuturnya.

“Itu menurut saya inovasi luar biasa,” ujar Appi.

Baca Juga : Warga RW 04 Jipang Kelola Sampah Mandiri, Buktikan Sampah Bisa Selesai dari Sumbernya

Proses birokrasi yang panjang harus dipangkas,” tambah Ketua IKA FH Unhas itu.

Ia juga menekankan bahwa inovasi tidak cukup hanya menjadi ide, tetapi harus terukur dan dapat diuji dampaknya.

Selain pengembangan inovasi, Brida diharapkan menjalankan fungsi kajian terhadap berbagai isu strategis pemerintahan, seperti tingkat kepuasan publik dan birokrasi.

Baca Juga : Pemilahan Sampah di RT 04 Tamangapa Libatkan Seluruh Kelompok, Kini Jadi Percontohan

“Misalnya angka stunting yang tinggi, itu memerlukan kajian mendalam. Di sinilah peran Brida sebagai embrio yang harus dibesarkan,” tegasnya.

Wali kota juga menyoroti persoalan parkir liar di Kota Makassar, di mana jumlah juru parkir tidak terdaftar lebih banyak daripada yang resmi.

Ia menilai hal itu rawan Pungli dan bisa berdampak hukum. Karena itu, ia meminta Brida turut memberikan solusi inovatif terhadap persoalan tersebut.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Paparkan Potensi Investasi di Forum Investasi Rakornas APINDO 2026

Di bidang perdagangan, Munafri mendorong Brida menginisiasi penghubung antara pelaku usaha kecil dan dunia industri.

Ia mencontohkan bagaimana embrio inovasi bisa dikembangkan melalui dialog dan kolaborasi dengan koperasi, agar regulasi tidak dilanggar dan inovasi dapat diterapkan dengan mulus.

“Kita ajak koperasi, diskusi bersama, lalu coba terapkan. Uji terus dan perbaiki sampai inovasi itu benar-benar fungsional dan fix dipakai,” jelasnya.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Minta Perlindungan Anak di Era Digital Diperketat

Dirinya juga menyebut Brida mesti terlibat dalam penyelesaian Makassar SuperApps sebagai hal penting, agar aplikasi ini benar-benar menjadi solusi dan pembeda dari daerah lain.

“Ada banyak hal penting yang mesti dijalankan bersama. Kita harus punya diferensiasi, termasuk lewat SuperApps. Untuk itu, Brida harus aktif terlibat,” pungkasnya.

Penulis : Azwar
Komentar