ABATANEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus memimpin kegiatan pengawasan terpadu di Pasar Pabaeng-baeng, Senin (25/8/2025).
Munafri Arifuddin, turun langsung melakukan pengawasan terpadu bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Makassar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi pasokan serta harga pangan (SPHP) di Kota Makassar.
Baca Juga : Warga RW 04 Jipang Kelola Sampah Mandiri, Buktikan Sampah Bisa Selesai dari Sumbernya
Dalam sidak tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi—didampingi instansi lintas sektor dan jajaran PD Pasar Makassar. Ia menyusuri satu per satu lapak dan kios, berdialog langsung dengan pedagang untuk menanyakan harga beras, gula, dan minyak.
Menurut Appi, harga beras yang sempat bergejolak beberapa waktu lalu kini sudah relatif stabil berkat intervensi pemerintah melalui program SPHP.
“Kita ingin memastikan harga pangan strategis tetap terkendali. Alhamdulillah, beras SPHP sekarang sudah lebih terjangkau dan masyarakat bisa menikmatinya,” ujarnya.
Baca Juga : Pemilahan Sampah di RT 04 Tamangapa Libatkan Seluruh Kelompok, Kini Jadi Percontohan
“Ini bukti kemampuan pemerintah untuk melakukan intervensi yang tepat,” tambah Appi.
Selain memantau harga, Appi juga menyoroti kondisi kebersihan dan kerapian Pasar Pabaeng-baeng. Ia mengakui, pasar tersebut sudah menunjukkan perbaikan.
Namun masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi yang ideal. Menurutnya, kalau dilihat, pasar ini relatif lebih bersih dan rapi.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Paparkan Potensi Investasi di Forum Investasi Rakornas APINDO 2026
Pedagang-pedagang yang sebelumnya berjualan di luar sudah direlokasi masuk ke dalam, sehingga area luar bisa dibersihkan.
“Harapan kita, pasar yang tertib dan bersih akan menarik lebih banyak pengunjung, meningkatkan transaksi, dan memberi keuntungan bagi pedagang maupun pembeli,” ungkapnya.
Appi juga menekankan pentingnya penataan fasilitas penunjang pasar, khususnya area parkir. Ia meminta agar penataan dilakukan secara lebih baik, termasuk pengaspalan di sekitar pasar, demi kenyamanan pengunjung.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Minta Perlindungan Anak di Era Digital Diperketat
Bagi Appi, pasar tradisional adalah pusat interaksi ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, pasar bukan hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
“Pasar adalah titik temu penjual dan pembeli. Kalau tertata rapi, bersih, dan fasilitasnya memadai, maka interaksi ekonomi akan semakin meningkat,” tuturnya.
Sidak ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, sekaligus meningkatkan kualitas pasar tradisional agar semakin nyaman dikunjungi masyarakat.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Serahkan Bantuan Pangan Gratis pada Rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah
“Inilah yang kita harapkan, pasar bisa memberikan dampak ekonomi maksimal bagi masyarakat,” lanjut dia, menegaskan.
Berdasarkan hasil pantauan, harga beras di pasaran hari ini tercatat sebagai berikut:
SPHP Medium (Bulog): Rp62.500 per 5 kilogram
Beras Medium lainnya: Rp13.000 – Rp14.000 per kilogram
Beras Premium: Rp16.000 per kilogram
Baca Juga : Wali Kota Tasming Hamid Apresiasi TRC BPBD, Sebut Pengabdian Personel Bernilai Amal Jariah
Pemantauan rutin ini diharapkan dapat memberi kepastian kepada masyarakat bahwa kebutuhan pokok, khususnya beras, tetap tersedia dengan harga yang stabil.