Sabtu, 17 Agustus 2024

Viral Warga Lakban Jendela Rumah Agar Kaca Tak Pecah Akibat Sound Horeg

Rumah warga di Malang dipasangin lakban demi mencegah kaca pecah karena suara dan getaran sound horeg. (Foto: Instagram @kepoin_trending)
Rumah warga di Malang dipasangin lakban demi mencegah kaca pecah karena suara dan getaran sound horeg. (Foto: Instagram @kepoin_trending)

ABATANEWS, JAKARTAViral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga melakban jendela rumah gegara khawatir dengan adanya sound horeg. Sound horeg sendiri adalah sound system jumbo atau raksasa yang terpasang di sebuah truk dan memiliki getaran suara yang keras.

Sound horeg biasanya digunakan untuk mengiringi berbagai acara seperti pesta, hajatan, event musik, perayaan karnaval atau perayaan HUT RI. Namun, sejumlah warga di Malang, Jawa Timur, mulai sibuk memasang lakban di jendela rumah.

Dalam unggahan akun Instagram @kepoin_trending, terlihat warga memilih memasang lakban di jendela kaca rumah.

Baca Juga : BB POM Angkat Bicara Soal Sejumlah Pria Minum Oli Mesin di Makassar

“Warga di Malang Pilih Pasang Lakban Hindari Kaca Pecah Saat Sound Horeg,” tulis akun Instagram @kepoin_trending dalam keterangan unggahannya.

Warga memasang lakban dengan rapat di jendela rumah untuk meredam getaran dan mencegah kaca pecah akibat getaran suara yang kencang dan menggelegar dari sound horeg yang diarak keliling desa.

Pada rekaman video tersebut, terdengar jelas suara sound horeg yang menggelegar. Ketika sound horeg melintas di salah satu rumah warga, tampak kaca jendela bergetar meskipun sudah dilakban.

Baca Juga : Viral 5 Pria Minum Oli Mesin di Makassar, MUI Sebut Hukumnya Haram

Bahkan, salah satu komponen dari plafon tampak jatuh karena tidak kuat menahan suara dan getaran sound horeg yang sangat kencang. Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sontak, video tersebut menuai reaksi dari netizen. Tak sedikit netizen mengecam keberadaan sound horeg karena dinilai menganggu masyarakat.

“Hiburan yang merugikan masyarakat,” tulis akun @ais***.

Baca Juga : Sempat Disalahgunakan, Unhas Perbaiki Tata Kelola Penggunaan Sepeda Listrik

“Sampai dengan detik ini, belum ketemu faedah dari kegiatan tersebut,” tulis akun @kan***.

“Hobi yang tidak bermanfaat,” tulis akun @kad***.

“Hiburan nggak bermutu, banyak merugikan masyarakat. Kenapa sih kok tidak ada yang bertindak,” tulis akun @yuw***.

Baca Juga : Kasus Es Gabus, Serda Heri Dijatuhi Hukuman Disiplin Administrasi dan Ditahan 21 Hari

“Saya lebih bahagia mendengar suara kodok dan jangkrik sambil nonton kawanan semut baris berbaris dengan tertib,” tulis akub @rai***.

Penulis : Nidi
Komentar