ABATANEWS, JAKARTA – Media sosial dihebohkan dengan video seorang siswi Sekolah Dasar (SD) yang menangis sepulang sekolah karena rambutnya dicukur habis oleh gurunya tanpa izin orang tua. Peristiwa tersebut terjadi di Babakan, Mekarwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @fakta.indo, terlihat seorang siswi menangis setelah pulang sekolah. Perekam video yang diduga adalah orang tua siswi tersebut menunjukkan kepala sang anak yang kini botak setelah rambutnya dicukur habis oleh guru di sekolah.
Dia menjelaskan bahwa sang guru mencukur habis rambut anaknya karena banyak kutu.
Baca Juga : Kasus Kekerasan ART Asal Indonesia Oleh Majikan di Malaysia, Polisi Johor Tangkap 4 Pelaku
“Alasannya digunduli karena banyak kutu,” kata orang tua siswi tersebut.
Namun, hal itu dilakukan tanpa izin atau konfirmasi kepada orang tua siswi tersebut terlebih dahulu. Pihak keluarga kecewa dan mempertanyakan kenapa sang guru tidak mencari solusi lain selain menggunduli rambut anaknya.
Siswi tersebut kini menjadi murung dan tidak mau pergi ke sekolah. Saat disarankan untuk pindah sekolah, siswi tersebut juga menolak.
Baca Juga : Sempat Viral, Pelaku Pengancaman di Talasalapang Ditangkap Resmob Polsek Rappocini
Video tersebut pun langsung menuai sorotan dari netizen. Sejumlah netizen memberikan komentar pro dan kontra dengan tindakan guru tersebut.
“Lebih baik minta ijin daripada minta maaf,” tulis akun @yvo***.
“Nah guru begini baru boleh dilaporin,” tulis akun @pap***.
Baca Juga : Ada Seruan Demo Dukung JK di Makassar, Begini Respon Kalla Group
“Niat gurunya baik tapi caranya salah,” tulis akun @ahm***.
“Kan bisa dipanggil dulu orangtuanya, dikasih himbauan. Jangan langsung digunduli. Kasihan atuh!,” tulis akun @fri***.
“Cowok mah wajar deh soalnya gua juga pernah. Lah ini cewek malah dibotakin sekolah, kocak. Gua sih ga terima jadi keluarga,” tulis akun @dev***.
Baca Juga : Video Ceramahnya Viral Hingga Dilaporkan Penistaan Agama, JK Akan Klarifikasi Pada 18 April
“Selain nular, kutu juga bisa mengganggu kenyamanan pada anak. Padahal niatnya baik kan ya. Tapi salahnya mungkin udah ga sempat buat minta izin ke ortu karena berada di lingkungan sekolah. Kita ga pernah tahu yg sebenarnya,” tulis akun @kat***.
“Gurunya salah, ortunya juga salah. Anak sampe kutuan parah berarti gak dirawat,” tulis akun @dwi***.