Jumat, 14 Januari 2022 08:10

Sulsel Posisi Kedua Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan

Sulsel Posisi Kedua Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan

ABATANEWS, MAKASSAR – Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman berhasil membawa daerah yang dipimpin berada pada urutan kedua secara nasional. Yakni, dengan pengukuran indeks pembangunan ketenagakerjaan (IPK) tahun 2021.

Hal itu berdasarkan penilaian dari Kementerian Ketenagakerjaan RI yang menunjukkan IPK Sulsel ketimbang daerah lainnya. Atas peringkat kedua itu, Sulsel mendapat IPK 67,38 dengan status menengah atas.

Sementara di posisi pertama diraih oleh DKI Jakarta dengan IPK 76,11 atau hanya berbeda 8,73 dari indeks yang diperoleh Sulsel. Namun jika berdasarkan tingkat intensitas dan beban kerja pemerintah daerah bidang ketenagakerjaan (Peraturan Menaker No. 28 tahun 2016), untuk kategori besar, Sulsel berada pada urutan pertama dengan indeks 67,38.

Baca Juga : IAS dan Danny Ogah Kotak Kosong, Andi Sudirman: Masak Dilarang?

“IPK adalah alat untuk menilai proses pelaksanaan pembangunan ketenagakerjaan, sekaligus diagnostik dan evaluasi kondisi pembangunan ketenagakerjaan secara komprehensif dan holistik,” jelas Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Tautoto Tanaranggina, Jumat (14/1/2022).

Adapun tujuan pengukuran IPK ini, kata dia, untuk mengetahui hasil pembangunan ketenagakerjaan. Baik secara keseluruhan maupun program di setiap daerah.

Tujuan lain adalah menyusun peta pembangunan ketenagakerjaan, bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan. Kemudian program pembangunan ketenagakerjaan, dasar pembinaan pembangunan ketenagakerjaan di daerah, dan pengusulan program pembangunan ketenagakerjaan.

Baca Juga : Pilgub Sulsel, PKS Masih Buka Pintu untuk Andi Sudirman

Pria yang akrab di sapa Toto ini menyebutkan, bahwa ada 9 indikator penilaian hingga menghasilkan nilai IPK. Yakni perencanaan tenaga kerja, penduduk dan tenaga kerja.

“Kemudian kesempatan kerja, pelatihan dan kompetensi kerja, produktivitas tenaga kerja, Hubungan industrial, kondisi lingkungan kerja, pengupahan dan kesejahteraan pekerja, jaminan sosial tenaga kerja,” terangnya.

Capaian ini, menurutnya tak terlepas dalam arahan langsung oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Terlebih mengenai hak bagi para pekerja di Provinsi Sulsel.

Baca Juga : Danny dan IAS Jalani Proses, Hanura Tetap Buka Peluang untuk Andi Sudirman di Pilgub Sulsel

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, hasil tersebut patut disyukuri. Namun dirinya meminta agar seluruh jajaran jangan merasa puas lantaran masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

“Karena itu mari kita sama-sama bersinergi untuk membangun Sulsel demi kesejahteraan masyarakat. Hasil ini sebagai langkah baik dan kita harus pertahankan atau bahkan ditingkatkan,” pungkasnya.

Komentar