ABATANEWS, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali memperluas pendekatan seleksi calon mahasiswa baru dengan menempatkan kepemimpinan, capaian prestasi, dan potensi personal sebagai bagian penting dalam proses penerimaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan wawancara Jalur Mandiri Program Pembinaan Bakat Kepemimpinan bagi Ketua OSIS dan Jalur Prestasi Olahraga, Seni, dan Keilmuan (POSK) yang berlangsung pada Rabu (11/6).
Kepala Subdirektorat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unhas, Nurul Ichsani, menjelaskan bahwa tahapan wawancara menjadi ruang untuk membaca dimensi yang tidak selalu tercermin dalam nilai akademik.
Baca Juga : Unhas Fasilitas Mahasiswa dari 14 Negara Belajar Keberagaman, Pengabdian, dan Konservasi Laut di Makassar
“Kegiatan ini kami laksanakan dan selesaikan dalam satu hari dengan waktu yang sama namun di tempat berbeda. Melalui wawancara, kami ingin melihat lebih jauh kapasitas dan rekam jejak peserta sesuai karakter masing-masing jalur seleksi,” jelas Nurul.
Tahapan wawancara ini diikuti oleh 194 peserta dan 81 dosen pewawancara, yang terdiri atas:
*Jalur Ketua OSIS :*
Baca Juga : Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Pemerintahan Prabowo-Gibran di Makassar Berujung Kericuhan
– Lokasi wawancara: Aula LPMPP Kampus Unhas
– Peserta Program Strata Satu (S1): 60 orang,
– Peserta Program Sarjana Terapan (D4): 2 orang.
Baca Juga : Pemkot Gandeng UI dan Unhas, Siapkan ASN Makassar Hadapi Tantangan Kota Global
– Dosen pewawancara: 27 orang
*Jalur POSK*
– Lokasi wawancara: Dental Center RS Unhas.
Baca Juga : Unhas Panen 60 Ton Udang Vaname dari 11 Kolam Tambak di Jeneponto
– Peserta Program Strata Satu (S1): 129 orang,
– Peserta Program Sarjana Terapan (D4): 3 orang.
– Dosen pewawancara: 54 orang.
Baca Juga : Unhas Jajaki Peluang Daerah Cikoang di Takalar sebagai Kawasan Pengembangan Maritim Terintegrasi
Jalur Ketua OSIS ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang memiliki NISN dan NPSN, berasal dari sekolah dengan akreditasi A, serta memenuhi persyaratan khusus berupa pernah menjabat sebagai Ketua OSIS selama satu periode. Selain itu, peserta juga diwajibkan memiliki rekam jejak prestasi akademik maupun non akademik yang dibuktikan melalui sertifikat atau piagam penghargaan.
Sementara itu, Jalur POSK memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang memiliki rekam jejak prestasi di bidang olahraga, seni, keilmuan, maupun tahfidz untuk memperoleh akses pendidikan tinggi melalui mekanisme seleksi berbasis talenta.
Khusus pada kategori tahfidz yang diikuti 57 peserta, Unhas menerapkan mekanisme seleksi berlapis guna memastikan kompetensi peserta sesuai capaian yang dilaporkan. Tahap pertama berupa pengujian hafalan Al-Qur’an oleh ustaz penguji, dilanjutkan dengan wawancara oleh tim fakultas untuk menilai kesiapan akademik, motivasi belajar, serta potensi pengembangan diri.
Baca Juga : Mentan Amran Sulaiman dan Wali Kota MUnafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas
Proses seleksi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem penerimaan mahasiswa yang mengakomodasi beragam potensi dan capaian peserta. Penilaian tidak hanya mempertimbangkan hasil belajar, tetapi juga pengalaman, prestasi, dan kapasitas diri yang telah dibangun selama di bangku sekolah.
Melalui tahapan wawancara, peserta memperoleh kesempatan untuk menunjukkan rekam jejak, motivasi, serta potensi yang akan dikembangkan selama menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin.