Senin, 26 Oktober 2026

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Dorong Inovasi Apartemen Ikan, Sulsel Masuk Lima Besar SDGs Action Awards 2026

Delegasi Sulsel saat mengikuti wawancara final lima besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026 melalui inovasi Apartemen Ikan, di Hotel Pullman Jakarta Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
Delegasi Sulsel saat mengikuti wawancara final lima besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026 melalui inovasi Apartemen Ikan, di Hotel Pullman Jakarta Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

ABATANEWS, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengikuti wawancara final lima besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026 melalui inovasi Apartemen Ikan, yang mengintegrasikan rehabilitasi habitat laut, peningkatan produktivitas perikanan, dan penguatan ekonomi nelayan untuk mendukung pembangunan kelautan yang inklusif dan berkelanjutan.

Wawancara berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Hotel Pullman Jakarta Indonesia, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari penilaian final Indonesia’s SDGs Action Awards 2026 oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Dewan Juri. Delegasi Sulawesi Selatan terdiri atas Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bappelitbangda Irawan Dermayasamin Ibrahim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan M Ilyas, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda Erlan Triska serta Ardiansyah Aridan dari Tim Kerja SDGs Sulawesi Selatan.

Apartemen Ikan dikembangkan sebagai pendekatan pengelolaan sumber daya kelautan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan modul buatan, tetapi juga mendukung pemulihan habitat perairan, penyediaan area pemijahan dan pembesaran ikan, serta pengembangan lokasi penangkapan ikan yang lebih terarah bagi nelayan.

Baca Juga : Hadiri Pelantikan DPD Golkar Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Sinergi Pembangunan Lewat Asta Cita

Program ini merupakan salah satu inovasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dikembangkan pada masa kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Berdasarkan data survei yang dipaparkan dalam materi praktik baik, hasil tangkapan nelayan meningkat dari 13.905 kilogram per hari menjadi 22.248 kilogram per hari. Dengan asumsi harga ikan Rp25.000 per kilogram, estimasi nilai hasil tangkapan naik dari Rp347.625.000 menjadi Rp556.200.000 per hari.

Capaian tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 60 persen, sekaligus menggambarkan potensi inovasi ini dalam menghubungkan pemulihan ekosistem laut dengan peningkatan produktivitas dan pendapatan nelayan.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Kelembagaan, Sulsel Ikuti Rapat Tata Kelola Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu

Selain capaian ekonomi, praktik baik Apartemen Ikan menekankan keberlanjutan pembiayaan, partisipasi masyarakat pesisir, pengelolaan habitat, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar manfaat ekologis dan ekonomi dapat dipertahankan dalam jangka panjang serta praktik ini dapat direplikasi di wilayah pesisir lain.

Keikutsertaan Sulawesi Selatan dalam lima besar finalis Indonesia’s SDGs Action Awards 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi Apartemen Ikan dalam mendukung pelestarian ekosistem laut, peningkatan kesejahteraan nelayan, dan pembangunan ekonomi biru yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Penulis : Wahyuddin
Komentar