ABATANEWS, MAROS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba dijadwalkan mulai menerima pasien pada 29 Desember 2025.
Pemerintah Kabupaten Maros memastikan seluruh kesiapan layanan rumah sakit tersebut telah mencapai 100 persen.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan RSUD Camba akan segera diluncurkan untuk pelayanan pasien pada akhir Desember mendatang.
Baca Juga : Program SIPAKATAU Antar Bupati Maros Raih Anugerah Daerah Terbaik di Cita Loka Fest 2026
Saat ini, rumah sakit tersebut telah melalui tahapan pra-peluncuran.
“RSUD Camba ini sudah kita pre-launching. Petugas-petugasnya sudah berada di lokasi semua,” katanya, Rabu (17/12/2025).
Ia mengklaim seluruh alat kesehatan yang tersedia telah melalui uji fungsi dan dinyatakan siap digunakan.
Baca Juga : Ekonomi Maros Tumbuh 9,54 Persen, Tertinggi Ketiga di Sulsel Jelang Harlah ke-67
“Alhamdulillah, seluruh alat kesehatan sudah diuji dan berfungsi dengan baik,” imbuhnya.
Meski demikian, mantan Ketua DPRD Maros itu mengungkapkan dalam tiga bulan pertama operasional, layanan RSUD Camba belum memberlakukan BPJS Kesehatan.
“BPJS belum bisa. Sekitar tiga bulan baru bisa,” katanya.
Baca Juga : Bupati Maros Buka Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Namun pihaknya memastikan pelayanan kesehatan tetap diberikan secara gratis dengan pembiayaan sementara ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tetap gratis, pemerintah daerah yang menanggung terlebih dahulu,” tegasnya.
Terkait sarana dan prasarana, alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu menilai kondisi RSUD Camba sudah sangat memadai.
Baca Juga : Hingga Mei 2026, Realisasi PAD Maros Capai 40 Persen
Sementara untuk sumber daya manusia, ia menyebutkan struktur organisasi telah terbentuk dan tenaga kesehatan telah siap bertugas.
“Dokternya sekitar 10 orang, perawat hampir 30-an, dan total sekitar 50 tenaga kesehatan yang sudah siap,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus, mengatakan akan ada empat dokter spesialis di RSUD Camba.
Baca Juga : Bupati Maros Dukung Program Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu
Ia merinci, masing-masing dokter spesialis tersebut terdiri dari spesialis penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, bedah, serta anak.
“RSUD Camba diharapkan menjadi solusi layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan medis lanjutan,” ujarnya.