ABATANEWS, MAROS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba dijadwalkan mulai menerima pasien pada 29 Desember 2025.
Pemerintah Kabupaten Maros memastikan seluruh kesiapan layanan rumah sakit tersebut telah mencapai 100 persen.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan RSUD Camba akan segera diluncurkan untuk pelayanan pasien pada akhir Desember mendatang.
Baca Juga : 396 Guru PPPK Paruh Waktu di Maros Berpeluang Jadi Penuh Waktu Tanpa Seleksi
Saat ini, rumah sakit tersebut telah melalui tahapan pra-peluncuran.
“RSUD Camba ini sudah kita pre-launching. Petugas-petugasnya sudah berada di lokasi semua,” katanya, Rabu (17/12/2025).
Ia mengklaim seluruh alat kesehatan yang tersedia telah melalui uji fungsi dan dinyatakan siap digunakan.
Baca Juga : Bupati Maros Bawa Keluarga Vallen ke DPR, Minta Negara Kawal Kasus di Armenia Agustus 20, 2026
“Alhamdulillah, seluruh alat kesehatan sudah diuji dan berfungsi dengan baik,” imbuhnya.
Meski demikian, mantan Ketua DPRD Maros itu mengungkapkan dalam tiga bulan pertama operasional, layanan RSUD Camba belum memberlakukan BPJS Kesehatan.
“BPJS belum bisa. Sekitar tiga bulan baru bisa,” katanya.
Baca Juga : 204 Warga Binaan di Maros Dapat Remisi HUT RI, 2 Orang Langsung Bebas
Namun pihaknya memastikan pelayanan kesehatan tetap diberikan secara gratis dengan pembiayaan sementara ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tetap gratis, pemerintah daerah yang menanggung terlebih dahulu,” tegasnya.
Terkait sarana dan prasarana, alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu menilai kondisi RSUD Camba sudah sangat memadai.
Baca Juga : HUT ke-81 RI, Bupati Maros Singgung Soal Angka Pengangguran dan Kemiskinan
Sementara untuk sumber daya manusia, ia menyebutkan struktur organisasi telah terbentuk dan tenaga kesehatan telah siap bertugas.
“Dokternya sekitar 10 orang, perawat hampir 30-an, dan total sekitar 50 tenaga kesehatan yang sudah siap,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Muhammad Yunus, mengatakan akan ada empat dokter spesialis di RSUD Camba.
Baca Juga : 600 Pelari Ramaikan Camba Run 2026, Peserta Datang dari Papua hingga Kendari
Ia merinci, masing-masing dokter spesialis tersebut terdiri dari spesialis penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, bedah, serta anak.
“RSUD Camba diharapkan menjadi solusi layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan medis lanjutan,” ujarnya.