ABATANEWS, JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat realisasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis dengan dua tahapan utama yang ditargetkan selesai pada 2025 dan 2028.
Basuki menjelaskan bahwa fokus pada 2025 adalah memfasilitasi pemindahan awal Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN. Sebanyak 47 tower hunian untuk ASN, kantor pemerintahan, serta ekosistem pendukung lainnya ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.
Baca Juga : Terima Laporan OIKN, Presiden Prabowo Pastikan Percepatan Pembangunan IKN
“Kami sudah berkoordinasi dengan Menteri PANRB untuk memastikan kepindahan ASN dapat dilakukan secara bertahap,” ujar Basuki.
Namun, Basuki mengakui bahwa infrastruktur yang disiapkan saat ini masih berdasarkan konfigurasi Kabinet Indonesia Maju dengan 36 kementerian.
Untuk menyesuaikan dengan Kabinet Merah Putih yang memiliki 48 kementerian, akan diperlukan pembangunan tambahan.
Baca Juga : Prabowo Tiba di IKN dalam Kunjungan Perdana Sebagai Presiden RI
Lebih jauh, arahan Presiden untuk 2028 menargetkan penyelesaian pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif. Ini termasuk kantor dan hunian untuk lembaga-lembaga seperti DPR, DPD, MPR, serta Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.
“Kami fokus pada penyelesaian fasilitas untuk lembaga-lembaga legislatif dan yudikatif agar operasional pemerintah di IKN berjalan optimal,” ungkap Basuki.
Dengan timeline yang jelas, pembangunan IKN tidak hanya menjadi simbol transformasi tata kelola pemerintahan tetapi juga langkah strategis dalam menciptakan pusat pemerintahan yang terintegrasi dan modern.
Baca Juga : Prabowo Diagendakan Kunjungi IKN, Perdana Sejak Jadi Presiden RI
“Kami siap mendukung arahan Presiden agar IKN menjadi pusat peradaban baru Indonesia,” tegas Basuki.