Kamis, 30 Juli 2026

Pemprov Sulsel Hadirkan RS Regional di Gowa, Andi Sudirman: Warga Tak Perlu Lagi Jauh ke Makassar

Pemprov Sulsel Hadirkan RS Regional di Gowa, Andi Sudirman: Warga Tak Perlu Lagi Jauh ke Makassar

ABATANEWS, GOWA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai merealisasikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan melalui program Multiyears Project (MYP) di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Pembangunan rumah sakit dengan nilai anggaran kurang lebih Rp161 miliar ini menjadi komitmen Pemprov Sulsel dalam memperluas dan memeratakan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah selatan Sulsel.

Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan RS Regional Wilayah Selatan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga : Sasar Berbagai Lapisan Masyarakat, TPAKD Sulsel Perluas Inklusi Keuangan

Turut dihadiri juga Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, jajaran Forkopimda Sulsel dan Gowa, serta masyarakat sekitar yang turut menyaksikan dimulainya pembangunan RS milik Pemprov Sulsel.

Gubernur Andi Sudirman mengatakan, kehadiran rumah sakit regional ini menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah perbatasan Gowa dengan sejumlah kabupaten di wilayah selatan, termasuk Sinjai dan Bulukumba.

“Kita groundbreaking rumah sakit regional wilayah selatan. Harapannya menjadi rumah sakit yang representatif untuk masyarakat di wilayah perbatasan, ada Sinjai, Bulukumba dan wilayah Gowa,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga : Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026

Menurutnya, keberadaan rumah sakit ini akan mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Makassar ketika membutuhkan layanan rujukan.

“Banyak masyarakat kita nantinya tidak lagi harus dirujuk ke Kota Makassar, kemudian di tengah medan yang susah. Harapannya nanti terjangkau,” jelasnya.

RS Regional Wilayah Selatan ini direncanakan memiliki tipe C, namun akan dilengkapi dengan peralatan dan fasilitas kesehatan yang memadai dengan standar pelayanan yang lebih tinggi, termasuk dukungan dokter spesialis.

Baca Juga : Pemprov Sulsel dan BI Perkuat Daya Saing Wastra lewat KKS x DIGIFEST 2026

“Tipenya C, tapi alat dan fasilitas kesehatan tipe kelas B, tentu yang memadai dan dokter spesialis. Ini menjadi harapan masyarakat dan meningkatkan indeks kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Pembangunan rumah sakit tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2027. Pemprov Sulsel juga menargetkan pembangunan fasilitas kesehatan ini dapat memperkuat sistem pelayanan dan rujukan kesehatan di kawasan selatan.

Andi Sudirman menjelaskan, sejumlah wilayah di luar Kota Makassar, termasuk kawasan regional Mamminasata dan wilayah selatan Sulsel, masih menghadapi tantangan dalam mengakses rumah sakit rujukan.

Baca Juga : FAST ASN Perkuat Manajemen Talenta, Sulawesi Selatan Siap Jadi Model Nasional Tata Kelola ASN Berbasis Merit

Kondisi geografis dan jarak tempuh menjadi persoalan ketika masyarakat membutuhkan penanganan medis yang bersifat darurat.

“Salah satunya dalam kondisi pendarahan pada ibu maupun kasus kecelakaan, yang membutuhkan pertolongan medis secara cepat. Karena itu, RS Regional Wilayah Selatan ini untuk memperkuat aksesibilitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan kasus-kasus kegawatdaruratan,” pungkasnya.

Pembangunan RS Regional Wilayah Selatan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Sulsel untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, tidak hanya terpusat di Kota Makassar, tetapi juga menjangkau masyarakat di daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan rujukan.

Penulis : Wahyuddin
Komentar