BATANEWS, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tahun 2024 di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (15/10/2024).
Rapat ini bertujuan untuk memperkuat upaya bersama dalam program “Zero Stunting” di Kabupaten Maros.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Maros, A. Zulkifli Riswan Akbar, membuka secara resmi kegiatan yang diikuti oleh berbagai pihak terkait.
Baca Juga : Program SIPAKATAU Antar Bupati Maros Raih Anugerah Daerah Terbaik di Cita Loka Fest 2026
Dalam sambutannya, Andi Riris, Ketua TPPS, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani masalah stunting.
“Stunting adalah tantangan serius yang perlu kita selesaikan dengan cepat dan terintegrasi. Komitmen dari semua pihak sangat diperlukan untuk mendukung masa depan generasi kita,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi langkah-langkah yang sudah berjalan serta merumuskan strategi yang lebih tepat guna mempercepat penurunan angka stunting di Maros.
Baca Juga : Ekonomi Maros Tumbuh 9,54 Persen, Tertinggi Ketiga di Sulsel Jelang Harlah ke-67
Diskusi melibatkan berbagai aspek, seperti peningkatan gizi, pelayanan kesehatan yang lebih efektif, dan edukasi masyarakat tentang pola hidup sehat.
Andi Riris juga memaparkan data terbaru mengenai tingkat stunting di Maros dan menyampaikan rencana langkah-langkah strategis untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.
Baca Juga : Bupati Maros Buka Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk meningkatkan koordinasi antarinstansi dan menyusun rencana aksi konkret yang dapat segera dilaksanakan.
Rapat ini diharapkan mampu memberikan arah yang lebih jelas dalam upaya menurunkan angka stunting dan menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak di Kabupaten Maros.