ABATANEWS, MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros, meluncurkan pojok TB Sipakatau di Puskesmas Turikale, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, Senin, 28 Juli 2025.
Fasilitas ini jadi bagian dari 14 pojok serupa di seluruh Puskesmas kecamatan.
Kepala Dinas Kesehatan, dr Muhammad Yunus mengatakan, pojok Sipakatau memanfaatkan ruangan lama yang sebelumnya tak difungsikan.
Baca Juga : Rencana Digitalisasi di RSUD Camba, Bupati Maros Kunjungi RSJP Paramarta Bandung
“Peluncuran ini menandai langkah serius dalam penanganan Tuberkulosis atau TBC,” ungkapnya.
Dia menjelaskan Pojok Sipakatau menjadi tempat khusus pengambilan sampel dahak untuk pasien suspek TB.
“Fasilitas didesain aman, nyaman, dan higienis,” katanya.
Baca Juga : 360 Mahasiswa Unhas Diterjunkan KKN Tematik di Maros
Pojok ini mendukung diagnosa TB secara akurat dan mencegah penularan ke lingkungan sekitar.
“Ini membantu percepatan eliminasi TB sesuai arahan Presiden,” sebutnya.
Mantan Kapus Bantimurung ini menyebutkan sekitar 475 kasus TB tercatat di Maros dari Januari hingga Juni 2025.
Baca Juga : Bupati Maros Raih Anugerah Panrita Sastra Nusantara 2025, Bukti Komitmen Majukan Literasi
Dari 14 kecamatan, Kecamatan Lau jadi penyumbang kasus tertinggi yang mencapai 79 persen.
Jika dibanding tahun lalu, kasus TB di Maros mencapai 954 orang.
Dinas Kesehatan menargetkan 90 persen temuan kasus tahun ini.
Baca Juga : Pemkab Maros Beri Kebijakan WFA Bagi ASN Selama Periode Nataru
Selain itu, tingkat kesembuhan juga ditarget menyentuh angka 90 persen.
Pojok TB Sipakatau dilengkapi fasilitas sterilisasi dan edukasi pasien.
“Pasien juga diarahkan mengikuti pengobatan hingga tuntas,” lanjutnya.
Baca Juga : Fokus Tekan Stunting di Wilayah Prioritas, Pemkab Maros Salurkan PMT ke 177 Balita Marusu
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, memberi apresiasi atas peluncuran pojok ini.
“Kita butuh inovasi seperti ini. Efektif, langsung dirasakan masyarakat,”ungkpnya.
Dia berharap seluruh puskesmas aktif memaksimalkan pojok TB Sipakatau.
Baca Juga : RSUD Camba Mulai Layani Pasien 29 Desember 2025
“Langkah ini bagian dari komitmen kita menjaga kualitas hidup warga,” pungkasnya.