ABATANEWS, MAROS – Hasil uji kompetensi, penyusunan makalah, serta wawancara akhir pada seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Maros resmi diumumkan.
Sebanyak 30 peserta mendapat nilai bervariasi.
Pada penilaian kompetensi, nilai tertinggi diraih Herwan, Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Maros, dengan perolehan 93,75.
Baca Juga : 396 Guru PPPK Paruh Waktu di Maros Berpeluang Jadi Penuh Waktu Tanpa Seleksi
Frans Johan yang kini menjabat Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja meraih nilai 90,97.
Nilai yang sama juga diraih Wempi Sumarlin, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.
Sementara itu, hasil penyusunan makalah untuk beberapa formasi jabatan menunjukkan sejumlah peserta meraih nilai tertinggi.
Baca Juga : Bupati Maros Bawa Keluarga Vallen ke DPR, Minta Negara Kawal Kasus di Armenia Agustus 20, 2026
Untuk Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, nilai terbaik diraih Abbas Maskur dengan 87,60.
Pada formasi Dinas Perhubungan, Abbas Maskur juga mencatat nilai tertinggi yakni 90,60.
Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, nilai terbaik diraih Syamsuddin dengan 91,20.
Baca Juga : 204 Warga Binaan di Maros Dapat Remisi HUT RI, 2 Orang Langsung Bebas
Untuk Dinas Lingkungan Hidup, Andi Irfan Paharuddin mencatat nilai 89,60.
Pada formasi Sekretaris DPRD, nilai tertinggi diraih Sukartono dengan 90,80.
Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai mencatat nilai 90,00. Pada Dinas Perikanan, nilai tertinggi diraih Muhisal dengan 90,27.
Baca Juga : HUT ke-81 RI, Bupati Maros Singgung Soal Angka Pengangguran dan Kemiskinan
Di Badan Keuangan dan Aset Daerah, Wempi Sumarlin mencatat nilai 90,53.
Untuk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, nilai tertinggi diraih Muhammad Aris dengan 92,00.
Pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, nilai terbaik diraih Jamaluddin dengan 90,20.
Baca Juga : 600 Pelari Ramaikan Camba Run 2026, Peserta Datang dari Papua hingga Kendari
Untuk hasil wawancara akhir, Kamaluddin Syam mencatat nilai tertinggi di formasi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan 91,01. Nilai yang sama juga diraih pada formasi Dinas Perhubungan.
Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, nilai tertinggi dicatat Syamsuddin dengan 91,54. Untuk Dinas Lingkungan Hidup, nilai tertinggi diraih Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai dengan 91,74.
Pada formasi Sekretaris DPRD, nilai tertinggi diraih Andi Irfan Paharuddin dengan 91,27. Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai kembali mencatat nilai tertinggi 91,74.
Baca Juga : DPRD Maros Sepakati APBD Perubahan dan KUA-PPAS 2027
Untuk Dinas Perikanan, Jamaluddin mencatat nilai 92,58. Pada Badan Keuangan dan Aset Daerah, nilai terbaik diraih Muhisal dengan 87,43.
Di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, nilai tertinggi kembali diraih Syamsuddin dengan 91,54. Sementara pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, nilai tertinggi juga diraih Jamaluddin dengan 92,58.
Ketua Sekretariat Seleksi Terbuka, Andi Sri Wahyuni AB, menjelaskan tahapan selanjutnya adalah penetapan tiga besar pada masing-masing formasi jabatan.
Baca Juga : Pemkab Maros Siapkan Rp600 Juta untuk Distribusi Air Bersih, 6.738 KK Terdampak Kekeringan
“Pengumuman tiga besar dari masing-masing OPD,” imbuhnya.
Peserta yang masuk tiga besar selanjutnya akan mengikuti sesi wawancara dengan Bupati dan Wakil Bupati Maros sebagai tahap akhir.
“Sementara wawancara Bupati dan Wabup adalah tahap akhir,” ujarnya.
Baca Juga : Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah Rendah di Sulsel
Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan seluruh mekanisme seleksi dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan.
Ia juga menyampaikan panitia seleksi membuka ruang partisipasi publik untuk memberikan masukan terkait peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi maupun rekam jejak.
“Saya juga akan melakukan sesi wawancara langsung dengan para peserta yang lolos ke tahap akhir seleksi,” tambahnya.