ABATANEWS, TAKALAR – Rumah gizi sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi dan mencegah stunting dikabupaten Takalar resmi dilaunching pada Jumat (4/8/2023).
Salah satu lokus rumah gizi yang dilaunching oleh Pj Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad bersama Pj Ketua TP PKK Takalar di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara.
Pj Bupati Takalar usai melaunching rumah gizi Lokus Kelurahan Bontolebang menyampaikan bahwa program “Rumah Gizi” diharapkan dapat memberikan akses mudah bagi masyarakat
Baca Juga : Takalar Terbaik III Pengendalian Inflasi, Diganjar Insentif Fiskal Rp1 M dari Kemendagri
Agar mendapatkan informasi dan pelayanan gizi yang tepat, sehingga dapat mengurangi risiko stunting pada anak-anak.
Sementara program kunjungan Bapak/Anak asuh stunting akan melibatkan partisipasi aktif dari setiap OPD dan Forkopimda untuk mengunjungi anak-anak asuh dan memberikan dukungan serta bimbingan dalam aspek gizi dan kesehatan.
“Kita berharap, dengan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, Kabupaten Takalar dapat mencapai target penurunan angka stunting sebesar 10% pada tahun 2024. Dengan begitu, Kabupaten Takalar akan memberikan kontribusi positif bagi upaya mencapai target nasional untuk mengurangi angka stunting menjadi 14%,” papar Dr. Setiawan.
Baca Juga : Bupati Takalar Serahkan Bantuan Sapi Kurban dari Presiden, Warga Sampaikan Terima Kasih
Rumah gizi dan Bulan Kunjungan Bapak Asuh stunting merupakan dua program kolaborasi antara Pemkab Takalar dengan PKK Kabupaten Takalar sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kepala Bapelitbangda Rahmansyah Lantara yang tergabung dalam Tim Perecepatan Penurunan Stunting (TPPS) kabupaten Takalar menyampaikan. Pentingnya kolaborasi antar OPD dan masyarakat dalam mencapai target penurunan angka stunting.
Saat ini, angka stunting di Kabupaten Takalar masih berada di 24%, dan pemerintah berkomitmen untuk mencapai target nasional sebesar 14% pada tahun 2024.
Baca Juga : Takalar Perkuat Digitalisasi, Bupati Firdaus Bahas Layanan 112 dan Desa Digital dengan Komdigi
“Dalam upaya mencapai target tersebut, diperlukan kerjasama yang erat dan kompak antara pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.