Minggu, 15 Mei 2022

Pelindo Regional IV Serahkan Santunan Rp70 Juta kepada Keluarga Korban Nelayan Sahabuddin

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyerahkan santunan kecelakaan kerja sebesar Rp70 juta kepada ahli waris nelayan Sahabuddin yang merupakan peserta Program Paraikatte, yang disaksikan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. (Foto: ABATANEWS/Wahyuddin)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyerahkan santunan kecelakaan kerja sebesar Rp70 juta kepada ahli waris nelayan Sahabuddin yang merupakan peserta Program Paraikatte, yang disaksikan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. (Foto: ABATANEWS/Wahyuddin)

ABATANEWS, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyerahkan santunan kecelakaan kerja sebesar Rp70 juta kepada ahli waris nelayan Sahabuddin yang merupakan peserta Program Paraikatte.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Regional Head 4 Pelindo Dwi Rahmad Toto, disaksikan Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto di acara Ramah Tamah Peringatan Hari Buruh Nasional di Gammara Hotel Makassar, akhir pekan lalu.

Menurut Regional Head 4 Pelindo Dwi Rahmad Toto, santunan yang diberikan merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.

Baca Juga : Operasi SAR Nelayan Jatuh di Perairan New Port Pelindo Resmi Ditutup, Korban Tidak Ditemukan

“Ini adalah bagian dari program CSR Pelindo, bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat atau pekerja khususnya di sekitar wilayah maritim.”

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menjelaskan, Paraikatte adalah program yang digagas oleh Pemkot Makassar dan merupakan singkatan dari Partisipasi Perlindungan Pekerja Rentan Terdekat.

“Saat ini sudah terdapat 10 perusahaan yang ikut serta dalam Program Paraikatte, salah satunya adalah Pelindo,” ujarnya.

Baca Juga : Nelayan Jatuh di Pelabuhan New Port Belum Ditemukan Hingga Hari Kelima Pencarian

Program Paraikatte ini kata Danny, bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Kota Makassar. Dia pun menyampaikan apresiasi kepada BP Jamsostek Kota Makassar yang dinilai telah membuktikan komitmennya terhadap pekerja yang mengalami kecelakaan.

Danny juga mengucapkan terima kasih kepada semua perusahaan yang telah berkomitmen dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja.

“Satu membantu orang yang satu dengan bersama-sama memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang insya Allah akan menjadi zakat kita dan amal jariah bagi kita semua,” tukasnya.

Baca Juga : Nelayan Terjatuh di Perairan Taka Limpoge Sinjai Ditemukan, Korban Meninggal Dunia

Dia berharap kaum pekerja bisa diberikan kesejahteraan, begitu juga dengan perusahaan agar bisa terus maju dan berkembang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Nielma Palamba mengatakan, kondisi ketenagakerjaan sejak digempur pandemi Covid-19, tingkat pengangguran terbuka sempat terpuruk hingga titik 15,92%.

“Namun berdasarkan perhitungan BPS bulan Agustus 2021, tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan menjadi 13,28%,” bebernya.

Baca Juga : Update Operasi SAR Hari Ke-4 Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan Taka Limpoge Sinjai

Oleh sebab itu Nielma meminta semua pihak yang terkait di dalamnya agar terus berkolaborasi memulihkan perekonomian.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Hendrayanto menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah terdapat 10 perusahaan yang ikut serta dalam Program Paraikatte, salah satunya Pelindo Regional 4, di mana pihaknya juga telah memberikan perlindungan kepada total 3.062 pekerja yang ada di Kota Makassar.

Adapun santunan kecelakaan kerja sebesar Rp70 juta yang diberikan kepada ahli waris nelayan Sahabuddin, merupakan peserta Paraikatte dari Pelindo Regional 4.

Penulis : Wahyuddin
Komentar