Minggu, 30 Juni 2024 19:16

Pelatihan Keterampilan Produktif untuk Remaja Putus Sekolah di Takalar

Pelatihan Keterampilan Produktif untuk Remaja Putus Sekolah di Takalar

ABATANEWS, MAKASSAR — TP PKK Kabupaten Takalar bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar mengadakan pelatihan keterampilan produktif bagi remaja putus sekolah di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kemampuan wirausaha remaja putus sekolah agar dapat bersaing di pasar kerja dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat serta mengurangi angka pengangguran, seperti yang diungkapkan oleh ketua panitia, Hj. Syamsiar, S.Sos., M.M.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Darwis S.Pd., M.M., memberikan motivasi kepada peserta bahwa mereka tetap memiliki peluang untuk meraih kesuksesan meskipun mengalami putus sekolah, dengan mengembangkan keterampilan yang dimiliki.

Baca Juga : Pj Bupati Takalar Dukung Pengawasan Tahapan Pilkada Damai 2024

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, Sri Astuti Thamrin, S.Si., M.Stat., Ph.D., juga menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi canggih dalam proses pembelajaran keterampilan, sambil memberikan harapan agar pelatihan ini memberikan manfaat maksimal bagi peserta.

Selain itu, acara ini juga menampilkan materi tentang pengembangan keterampilan produktif di era milenial, serta praktik makeup yang dipandu oleh Daeng Taba, seorang makeup artist terkenal dari Takalar. Materi dan praktik tersebut dirancang untuk memberikan wawasan mendalam dan praktis dalam pengembangan keterampilan baru yang ekonomis.

Kemitraan antara TP PKK dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar merupakan bukti nyata komitmen dalam memberdayakan potensi generasi muda yang membutuhkan dukungan untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Baca Juga : Pj Bupati Takalar Hadiri Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi tentang Pertanggungjawaban APBD 2023

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus TP PKK Kabupaten Takalar, pengurus kecamatan, serta peserta yang merupakan anak-anak putus sekolah yang berpotensi besar untuk dikembangkan keterampilannya.

Penulis : Azwar
Komentar