Jumat, 01 Mei 2026

Unhas Terima Hibah Aset dari Pemkab Selayar Berupa Tanah dan Bangunan

Unhas Terima Hibah Aset dari Pemkab Selayar Berupa Tanah dan Bangunan

ABATANEWS, MAKASSAR – Penyerahan hibah aset berupa tanah dan bangunan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kepada Universitas Hasanuddin menandai langkah strategis dalam memperkuat pengembangan pendidikan vokasi.

Momentum ini tidak hanya mencerminkan komitmen kelembagaan, tetapi juga menjadi pondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan lokal.

Naskah perjanjian hibah barang milik daerah tersebut secara resmi ditandatangani oleh Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dan Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Dokumen ini mengatur pemanfaatan aset daerah untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan vokasi Unhas di Selayar.

Baca Juga : Unhas Siapkan Tujuh Prodi Baru, Berikut Daftarnya

Dalam perspektif pembangunan pendidikan, hibah ini menjadi instrumen kebijakan yang memperkuat akses dan pemerataan layanan pendidikan tinggi, khususnya di wilayah kepulauan. Selayar sebagai kawasan strategis memiliki karakteristik geografis yang menuntut pendekatan berbeda, sehingga kehadiran institusi pendidikan vokasi menjadi sangat relevan dalam menjawab tantangan tersebut.

Rektor Unhas Prof JJ menegaskan, peran Pemda sangat strategis dalam mendorong pendidikan vokasi sebagai pengikat baru pembangunan daerah. Dirinya juga mengapresiasi langkah proaktif pemerintah Selayar yang dinilai semakin menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan.

“Vokasi harus menjadi pengikat baru bagi kemajuan Selayar. Ini bukan hanya tentang pendidikan, tetapi tentang bagaimana kita membangun masa depan daerah berbasis potensi yang dimiliki,” jelas Prof JJ.

Baca Juga : Rektor Unhas Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Kodam XIV Hasanuddin

Dalam konteks keilmuan, perhatian terhadap sektor kelautan dan perikanan dinilai masih perlu diperkuat, meskipun memiliki potensi besar. Prof JJ menekankan, Unhas telah mengambil langkah konkret untuk mendukung penguatan sektor tersebut, salah satunya melalui kolaborasi dengan Guangdong University

“Salah satu implementasi ke depan yang bisa kita kembangkan adalah menjadikan Selayar sebagai pilot project dalam riset dan pengembangan budidaya perikanan secara komprehensif. Kami ingin memastikan bahwa riset yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan lokal dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambah Prof JJ.

Prof. JJ juga menekankan bahwa hibah tanah dan bangunan dari pemerintah daerah merupakan wujud nyata visi besar kepala daerah dalam memajukan pendidikan. Menurutnya, dukungan Pemda memberikan ruang bagi pendidikan vokasi untuk tumbuh lebih cepat dan menghadirkan layanan yang lebih berkualitas di Selayar.

Baca Juga : Kembali Pimpin Unhas, Prof Jamaluddin Jompa Siapkan Lompatan Global 2026–2030

Sementara itu, Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali menyampaikan, daerahnya masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan keterbatasan lahan serta kondisi geografis kepulauan yang tersebar. Situasi ini, menurutnya, menuntut pendekatan pembangunan yang tidak hanya konvensional, tetapi juga adaptif dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat.

Menurutnya, pendidikan vokasi dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Melalui pendekatan yang lebih aplikatif dan berorientasi pada keterampilan, vokasi diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja serta relevan dengan potensi unggulan daerah, seperti kelautan, perikanan, dan sektor produktif lainnya.

“Membangun di wilayah kepulauan tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun, kami melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda,” jelas Natsir Ali.

Baca Juga : Prof Jamaluddin Jompa Kembali Dilantik Sebagai Rektor Unhas Periode 2026-2030

Dirinya menegaskan, penguatan pendidikan vokasi menjadi langkah konkret untuk mempercepat pembangunan daerah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rektor, Lantai 8, Kampus Unhas Tamalanrea, Kamis (30/04). Selain serah terima hibah aset tanah dan bangunan, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan perpanjangan kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU), sebagai bentuk penguatan komitmen kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan pendidikan, riset, dan pembangunan daerah.

Saat ini, pendidikan vokasi Unhas di Selayar telah berjalan dan memiliki mahasiswa aktif sebagai bagian dari penguatan akses pendidikan tinggi di wilayah kepulauan. Program studi yang dikembangkan mencakup bidang-bidang strategis yang relevan dengan potensi daerah, seperti Prodi Destinasi Pariwisata untuk mendukung kebutuhan industri lokal dan pembangunan berbasis potensi wilayah.

Komentar