Minggu, 25 April 2021 14:14

Negara yang Bebaskan Wisatawan Masuk Setelah Divaksin Covid-19

Negara yang Bebaskan Wisatawan Masuk Setelah Divaksin Covid-19

ABATANEWSLockdown atau pembatasan telah menjadi pukulan berat bagi sejumlah negara. Apalagi yang mengandalkan pendapatan di sektor pariwisata.

Namun, ditemukannya vaksin Covid-19 menjadi babak baru bagi dunia pariwisata. Sejumlah negara telah memberikan lampu hijau kepada wisatawan asing untuk masuk ke negaranya dengan syarat bisa menunjukkan kartu bukti telah divaksin.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menghidupkan lagi pariwisata dan pendapatan negara.

Baca Juga : Ahmad Dhani Tuai Hujatan Usai Sebut K-Pop Seperti Wabah Covid-19

Dilansir Travel and Leisure Berikut daftar negara yang telah mengizinkan penerima vaksin berwisata:

1. Belize

Belize akan membebaskan persyaratan pengujian COVID-19 bagi wisatawan yang dapat menunjukkan bukti bahwa mereka telah divaksinasi penuh. Menurut Dewan Pariwisata Belize wisatawan mancanegara harus memesan penginapan di “Gold Standard Hotel” dan mengunduh aplikasi kesehatan dari negara.

Baca Juga : Pemerintah Indonesia Resmi Cabut Status Pandemi COVID-19

Belize juga menyambut wisatawan yang tidak divaksinasi, tetapi mengharuskan mereka memiliki bukti tes PCR COVID-19 negatif yang diambil dalam 96 jam perjalanan atau tes cepat negatif dalam waktu 48 jam perjalanan. Atau, wisatawan dapat diuji setibanya di bandara.

2. Kroasia

Kroasia menyambut wisatawan yang divaksinasi dari negara mana pun. Pemerintah membebaskan mereka dari pengujian pra-kedatangan atau persyaratan isolasi diri, menurut Kementerian Dalam Negeri Kroasia.

Baca Juga : Aturan Baru Soal Covid-19: Tak Ada Lagi Kewajiban Kenakan Masker

Wisatawan yang divaksinasi harus tiba setidaknya 14 hari setelah menerima suntikan terakhir dari vaksin dua dosis atau vaksin Johnson & Johnson dosis tunggal.

3. Ekuador

Turis dengan vaksin COVID-19 dapat memasuki Ekuador dan melakukan perjalanan ke salah satu tujuan pulau paling populer yakni Kepulauan Galapagos. Wisatawan yang tidak divaksinasi juga diizinkan mengunjungi Ekuador dan kepulauan kepulauannya yang terkenal dengan bukti tes antigen negatif yang diambil dalam 72 jam setelah keberangkatan, atau bukti pemulihan baru-baru ini dari COVID-19.

Baca Juga : Sempat Ditunda Karena Covid-19, Lutra Siap Ikut PENAS XVI di Padang

4. Georgia

Negara ini menyambut wisatawan yang tiba melalui udara yang telah menerima dosis vaksin kedua. Mereka yang sudah divaksinasi penuh tidak perlu menjalani tes sebelum kedatangan atau karantina saat tiba di sana.

Wisatawan yang tidak divaksinasi juga dapat mengunjungi negara itu, tetapi harus tiba dengan tes PCR COVID-19 negatif yang diambil dalam waktu 72 jam, mendapatkan tes PCR tindak lanjut pada hari ketiga setelah tiba di negara itu, dan melengkapi aplikasi dengan rincian kontak mereka dan sejarah perjalanan.

Baca Juga : Presiden Jokowi Akan Susul WHO Cabut Status Darurat COVID-19

5. Yunani

Yunani berencana menyambut wisatawan yang telah divaksinasi penuh dan pengunjung asing lainnya dengan antibodi virus corona atau hasil tes negatif tepat pada waktunya untuk perjalanan musim panas.

Negara itu berharap untuk secara resmi menggelar tikar selamat datang pada 14 Mei seperti laporan Reuters. Itu hanya beberapa hari sebelum 17 Mei, tanggal paling awal di mana Inggris mengatakan akan mengizinkan penduduk untuk melanjutkan perjalanan internasional.

Baca Juga : Hari Raya Idulfitri, Bupati Maros: Momentum Terbaik dalam 2 Tahun Terakhir

6. Islandia

Islandia menyambut wisatawan yang divaksinasi penuh dari AS mulai 6 April tanpa perlu karantina atau menjalani pengujian wajib, menurut pemerintah Islandia.

7. Israel

Baca Juga : Ini Arahan Presiden Jokowi Terkait Kasus Covid-19 yang Kembali Tinggi Jelang Lebaran 2023

Israel akan membuka perbatasannya untuk wisatawan yang divaksinasi penuh mulai 23 Mei, menurut Kementerian Pariwisata Israel. Pada awalnya, kelompok wisata terpilih akan diizinkan untuk berkunjung. Pada bulan Juli, negara tersebut mengharapkan untuk terbuka bagi wisatawan individu.

Semua pengunjung ke Israel akan diminta untuk menjalani tes COVID-19 PCR sebelum naik pesawat serta menjalani tes antibodi “untuk membuktikan vaksinasi mereka setibanya di Bandara Ben Gurion.”

Komentar