ABATANEWS, MAKASSAR – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pemerintah akan segera investigasi insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa.
Kapal yang membawa 250 penumpang itu terbakar di perairan utara Madura saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar.
“Investigasi akan dilakukan oleh KNKT, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan butuh waktu untuk menjelaskan kepada kita semua apa penyebabnya,” jelas AHY dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (3/8/2026).
Baca Juga : Menko AHY Dorong Percepatan Proyek Kereta di Sejumlah Provinsi, Termasuk Sulsel
AHY juga menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam atas insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa. Ia berharap seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.
AHY menyampaikan, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama tim Search and Rescue (SAR), akan terus memastikan proses evakuasi dan verifikasi data penumpang kapal.
“Secara umum, pertama Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, masih terus memastikan verifikasi data penumpang kapal hasil evakuasi bersama, bekerja sama dengan tim SAR, kemudian kapal-kapal patroli,” kata AHY.
Baca Juga : KM Barcelona Kelebihan Muatan Saat Terbakar, Data Manifest 280, Diselamstkan 571 Orang
AHY menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi laut.Menurutnya, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), prosedur tetap (protap), mitigasi cuaca, serta pemastian kelaikan kapal harus terus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.
Pemerintah juga terus mendorong peremajaan armada kapal guna meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan transportasi laut.
“Kita ingin memastikan bahwa terkait transportasi laut, safety first, tentu ini harus kita pastikan. SOP dijalankan, protap dijalankan, keselamatan penumpang nomor satu, cuaca juga tentunya harus bisa kita mitigasi, dan selebihnya kita ingin memastikan kapal selalu dalam kondisi layak, tidak ada masalah teknis, dan semangat kita memang terus meremajakan kapal-kapal kita,” pungkasnya