Senin, 03 Agustus 2026

Polisi di Makassar Tangkap 9 Remaja Pelaku Penyerangan, Sita Badik Hingga Busur

Polisi di Makassar Tangkap 9 Remaja Pelaku Penyerangan, Sita Badik Hingga Busur 

ABATANEWS, MAKASSAR – Personel Unit Resmob Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar mengamankan sembilan remaja yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan menggunakan senjata tajam di Jalan Banta-Bantaeng Lorong 4, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 02.40 WITA.

Pengamanan dilakukan usai pihak kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai adanya aksi penyerangan di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan warga, petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan, meminta keterangan saksi-saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas kemudian melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan sembilan remaja yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan di kawasan Jalan Landak Baru Lorong 9.

Baca Juga : Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Makassar, Motor Korban Berhasil Diamankan

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua bilah senjata tajam jenis badik yang diselipkan di pinggang dua orang terduga pelaku. Selain itu, seorang terduga lainnya diduga sempat membuang satu set anak panah busur beserta ketapelnya sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh petugas.

“Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Rappocini guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolsek Rappocini Kompol Ismail, Senin (3/8/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, beberapa terduga pelaku membawa senjata tajam dan telah diamankan petugas. Salah seorang di antaranya mengaku membawa badik untuk mengancam kelompok lawan, sementara terduga lainnya mengaku menggunakan anak panah busur dalam aksi penyerangan.

Baca Juga : Polisi di Makassar Gagalkan Aksi Penyerangan, Kelompok Pemuda Kabur Saat Patroli Tiba

Polisi juga memperoleh keterangan bahwa salah seorang terduga melakukan pengrusakan terhadap sebuah sepeda motor dengan cara mendorongnya hingga terjatuh. Sedangkan terduga lainnya mengaku ikut melakukan penyerangan dengan melemparkan batu ke arah kelompok remaja yang berada di dalam lorong.

“Dari hasil penyelidikan sementara, motif aksi penyerangan tersebut diduga dipicu oleh persoalan balas dendam antarkelompok remaja,” Imbuhnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu set anak panah busur beserta ketapelnya, dua bilah senjata tajam jenis badik, tiga buah anak panah busur yang ditemukan di lokasi kejadian, serta tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh para terduga pelaku.

Baca Juga : Polisi di Makassar Ungkap Kasus Pencurian Disertai Pengrusakan, 7 Orang Diamankan

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. Peran keluarga sangat penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Komentar