Minggu, 23 Agustus 2026

Istana Bantah H Isam Ditugaskan Prabowo Tangani Karhutla di Kalimantan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat konferensi pers bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini terkait pengangkatan CPNS dan PPPK di Jakarta, Senin (17/03/2025). (sumber: KemenpanRB)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, saat konferensi pers bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini terkait pengangkatan CPNS dan PPPK di Jakarta, Senin (17/03/2025). (sumber: KemenpanRB)

ABATANEWS, JAKARTA – Istana membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan informasi mengenai penunjukan Haji Isam sebagai koordinator karhutla tersebut tidak benar.

“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Baca Juga : 46 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Lahan dan Hutan di Riau

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul ramainya informasi di media sosial yang menyebut Haji Isam mendapat mandat langsung dari Presiden Prabowo untuk memimpin penanganan karhutla, khususnya di Kalimantan Selatan.

Prasetyo mengatakan pemerintah memang meminta seluruh pihak untuk ikut membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan. Namun, hal tersebut berbeda dengan penunjukan sebagai koordinator.

“Semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” ujarnya.

Baca Juga : 46 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Lahan dan Hutan di Riau

Pemerintah Bagi Tugas Penanganan Karhutla

Menurut Prasetyo, pemerintah pusat telah mengambil langkah dengan membagi tanggung jawab penanganan karhutla kepada sejumlah pejabat setingkat menteri.

Pembagian tugas tersebut dilakukan berdasarkan wilayah, termasuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan wilayah lainnya yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga : 46 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Lahan dan Hutan di Riau

“Pemerintah pusat juga sudah menunjuk beberapa pejabat setingkat menteri untuk kita berbagi wilayah. Jadi ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan seterusnya,” kata Prasetyo.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Menurutnya, sebuah informasi yang menjadi trending di media sosial belum tentu sesuai dengan fakta.

Baca Juga : 46 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Lahan dan Hutan di Riau

Haji Isam Sempat Dikabarkan Turun Tangani Karhutla

Sebelumnya, kabar mengenai Haji Isam mendapat mandat untuk membantu menangani karhutla di Kalimantan Selatan ramai diberitakan sejumlah media dan menjadi pembicaraan di media sosial.

Sejumlah pemberitaan pada Sabtu (22/8/2026) menyebut Haji Isam turun langsung ke lokasi karhutla di Kalimantan Selatan bersama sejumlah pejabat dan unsur terkait.

Baca Juga : 46 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Lahan dan Hutan di Riau

Namun, terkait status Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla atas mandat Presiden Prabowo, Istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan informasi tersebut tidak benar.

Dengan demikian, keterlibatan berbagai pihak dalam membantu penanganan karhutla tidak dapat diartikan sebagai penunjukan Haji Isam sebagai koordinator resmi pemerintah dalam operasi penanganan karhutla.

Penulis : Azwar
Komentar