ABATANEWS, TAKALAR — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye turun langsung menemui warga dan ikut mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Bontoparang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Minggu (23/8/2026).
Kehadiran Bupati Daeng Manye di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap warga yang saat ini menghadapi keterbatasan pasokan air bersih akibat dampak kekeringan dan fenomena El Nino.
Setibanya di lokasi, Bupati Daeng Manye tidak hanya memantau proses penyaluran, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga. Ia melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan air bersih dapat diterima dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga : HUT RI ke-81, Bupati Takalar Ajak Seluruh Masyarakat Jaga Persatuan, Hingga Perkuat Semangat Gotong Royong
Antusiasme warga pun terlihat saat menerima bantuan. Sejumlah warga datang membawa berbagai perlengkapan penampungan air, mulai dari baskom, ember, galon berukuran besar hingga jerigen.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan bahwa distribusi air bersih merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
Baca Juga : Dinas Kominfo-SP Sabet Juara Pertama Takalar Award 2026
“Hari ini kita membagikan bantuan air bersih dari PDAM Kabupaten Takalar kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan langsung atas arahan Pj. Bupati Takalar,” ujarnya.
Menurutnya, penyaluran bantuan air bersih tersebut telah menjangkau sejumlah titik yang mengalami krisis air bersih.
“Lokasi pembagian air bersih hari ini merupakan titik ke-13 yang kami jangkau, khususnya di wilayah Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar,” lanjutnya.
Baca Juga : Pemkab Takalar dan Pemprov Sulsel Wujudkan Kawasan Permukiman Layak Huni dan Berkelanjutan
Daeng Manye berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan harian di tengah kondisi kekeringan.
“Harapan kami, bantuan air bersih ini dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan harian di tengah dampak kekeringan,” katanya.
Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah desa yang menghadapi keterbatasan pasokan air bersih karena belum tersedianya sumber air yang memadai.
Baca Juga : Bupati Takalar Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa, SKTJM Jadi Komitmen Bersama Wujudkan Akuntabelitas
“Oleh karena itu, melalui program tanggap darurat bantuan air bersih ini, diharapkan beban masyarakat akibat dampak kekeringan dapat berkurang,” tuturnya.
Mewakili masyarakat Desa Bontoparang, Kepala Desa Bontoparang Abd Rahman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Takalar atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada warganya yang tengah menghadapi kesulitan air bersih.
Menurut Abd Rahman, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa kondisi dan kebutuhan warga tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.
Baca Juga : Takalar Bentuk Sekolah Berbahasa Inggris untuk SD-SMP, Gandeng Briton English Education
“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Bontoparang, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Takalar, khususnya Bapak Bupati Daeng Manye, atas kepedulian dan bantuan air bersih yang diberikan kepada warga kami,” ungkapnya.