ABATANEWS, MAKASSAR – Memasuki hari kelima Ramadhan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan. Pada safari masjid ke-5 ini, ia melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Darun Naim, Kecamatan Wajo, Senin (23/2/2026).
Kehadiran Munafri bersama jajaran perangkat daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antara Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat.
Ia menegaskan, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan warga negara menjadi landasan penting dalam menjalankan roda pembangunan.
Baca Juga : Wawali Aliyah Sampaikan Penjelasan Wali Kota atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Secara Daring
“Jika hubungan pemerintah dan masyarakat tidak terbangun dengan baik, daerah ini tidak akan berjalan maksimal. Ada hak dan kewajiban yang harus kita tunaikan bersama,” ujarnya di hadapan jamaah.
Munafri juga kembali pentingnya mengingatkan menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan MTR (Makassar Tidak Rantasa). Menurutnya, kebersihan bukan sekedar program, namun wujud kepedulian bersama terhadap kota yang dicintai.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah curah hujan yang masih tinggi. Ia menyoroti kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang sudah berusia tua dan akarnya terhimpit beton, sehingga rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.
Baca Juga : Terminal Daya Siap Bertransformasi Jadi Pusat Logistik Modern di Makassar
“Kita melihat beberapa pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya sudah tidak kuat lagi. Saya harap kita semua tetap mawas diri,” jelasnya.
Momentum Ramadan juga dimanfaatkan Munafri untuk mengajak warga menjaga dan kekhusyukan ibadah.
Ia meminta agar tradisi sahur berkelompok dengan konvoi kendaraan bermotor yang menimbulkan gangguan tidak lagi dilakukan karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Baca Juga : Bertemu Wali Kota Munafri, Darije Kalezic Ungkap Alasan Kembali Latih PSM Makassar
Sebagai upaya peringatan dini, Munafri tekanan menjelang sepuluh malam Ramadan terakhir, ia berharap agar masyarakat tidak menyalakan petasan atau mercon yang dapat mengganggu kesehatan ibadah. Ia meminta camat, kapolsek, dan danramil setempat untuk memberikan perhatian pada hal tersebut.
“Isi Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif. Perbanyak membaca Al-Qur’an, melakukan kegiatan sosial, dan memperhatikan tetangga kita yang mungkin kurang beruntung,” pesannya.
Terakhir, Munafri menyampaikan penghargaan dengan memberikan paket pangan Ramadan kepada para marbot masjid yang selama ini menjaga kebersihan dan operasional rumah ibadah.
Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng Kampus 23, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana
“Bayangkan kalau tidak ada yang mau menjadi marbot. Siapa yang menjaga kebersihan masjid dan mengatur jadwal? Peran mereka sangat besar,” tutupnya.