ABATANEWS, PAREPARE – Program literasi Al-Qur’an melalui kegiatan Tahsin Setiap Murid (TSM) sebelum jam pelajaran dimulai, mendapat sambutan positif dari para guru di Kota Parepare.
Program yang digagas Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini, mewajibkan seluruh siswa SD dan SMP membaca dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an sebelum kegiatan belajar mengajar.
Kepala UPTD SMP Negeri 5 Parepare, Rahmaniar mengaku merasakan dampak yang signifikan pada sikap siswa di dalam kelas. Sebab menurutnya setiap anak diajarkan metode Iqra.
Baca Juga : Wali Kota Parepare Tasming Hamid Minta Pejabat Baru Tuntaskan Program dan Siap Siaga Bencana
“Kami sangat mengapresiasi program TSM atau tadarrus setiap murid yang sudah mulai kami laksanakan secara menyeluruh di sekolah sejak launcing. Alhamdulillah dampaknya luar biasa karena langsung diajarkan membaca Al Quran dengan metode Iqra, ” tutur Rahmaniar.
Menurut Niar, sapaan akrab Kepala Sekolah berprestasi ini, program TSM ini tidak hanya memperbaiki bacaan Al-Qur’an siswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter.
“Yang bacaannya belum lancar jadi termotivasi belajar. Yang sudah lancar bisa membimbing temannya, ” tuturnya.
Ia berharap, program Tahsin Setiap Murid ini bisa dilaksanakan secara terus-menerus dan betul betul memberikan dampak signifikan untuk perkembangan religius siswa, khususnya pengembangan baca Al Quran.