Senin, 13 April 2026

Efek MTQ Sulsel di Maros, Omzet UMKM Naik 5 Kali Lipat

Efek MTQ Sulsel di Maros, Omzet UMKM Naik 5 Kali Lipat

ABATANEWS, MAROS – Pelaksanaan MTQ XXXIV Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Maros diperkirakan menggerakkan perputaran uang hingga Rp30 miliar sampai Rp50 miliar.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Maros, Andi Syam Sophyan, mengatakan angka tersebut mencakup seluruh aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

“Termasuk transaksi pedagang di luar stand UMKM, seperti kuliner di sekitar lokasi, transportasi, akomodasi, hingga jasa lainnya,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga : Program SIPAKATAU Antar Bupati Maros Raih Anugerah Daerah Terbaik di Cita Loka Fest 2026

MTQ yang digelar pada 10–18 April 2026 itu langsung menyedot perhatian masyarakat. Ribuan warga bahkan “tumpah” di Lapangan Pallantikang saat malam pembukaan.

Sebanyak 150 tenant disiapkan, terdiri dari 110 UMKM lokal dan 40 UMKM dari luar daerah.

Menurut Andi Syam, pelaksanaan MTQ berdampak signifikan terhadap peningkatan omzet pelaku usaha.

Baca Juga : Ekonomi Maros Tumbuh 9,54 Persen, Tertinggi Ketiga di Sulsel Jelang Harlah ke-67

“Banyak pelaku usaha melaporkan omzet naik dua hingga tiga kali lipat, bahkan ada yang mencapai empat sampai lima kali lipat saat puncak acara,” jelasnya.

Pelaku UMKM kuliner rata-rata meraup omzet Rp300 ribu hingga Rp2 juta per hari. Sementara pedagang suvenir dan kerajinan bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp6 juta per malam, terutama saat pembukaan dan penutupan.

Selain peningkatan omzet, ajang ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas.

Baca Juga : Bupati Maros Buka Pawai Ta’aruf Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

“Pelaku usaha bisa bertemu langsung dengan pengunjung dari berbagai daerah. Ini sekaligus menjadi promosi gratis untuk produk unggulan,” katanya.

Pemerintah daerah turut mendukung melalui penyediaan stand berbiaya terjangkau serta pendampingan teknis.

“Dampaknya berkelanjutan. Ada pelaku usaha yang mendapat pesanan lanjutan setelah acara,” tambahnya.

Baca Juga : Hingga Mei 2026, Realisasi PAD Maros Capai 40 Persen

Salah satu pelaku UMKM, Musdalifah, mengaku kebanjiran pembeli selama kegiatan berlangsung.

“Alhamdulillah pengunjung tidak henti-hentinya datang ke tenan kami,” ujarnya.

Pemilik tenan “Bakso Hijab” itu juga mengapresiasi fasilitas yang diberikan panitia.

Baca Juga : Bupati Maros Dukung Program Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

“Fasilitasnya sangat bagus. Terima kasih karena sudah menyediakan tenan yang nyaman untuk kami,” katanya.

Ia berharap dukungan terhadap UMKM terus berlanjut agar usaha lokal semakin berkembang.

Komentar